Tampilkan postingan dengan label Corat-Coret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Corat-Coret. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Februari 2016

Bolehkah Pundung (Ngambek) Kepada Seseorang

Bolehkah pundung (ngambek) kepada seseorang?
Ketika mata sudah gelap oleh amarah, hati terkotori nafsu belaka, dan kesalahan itu terulang terus menerus begitu saja ...
Jawabannya: Ya, boleh saja. Wajar sebagai manusia sesekali pundung kepada manusia lainnya.
Tapi kita sebagai makhluk yang berakal dan bermartabat, tentu tidak serta merta mengikuti begitu saja kemauan nafsu. Jangan sampai ia lantas menutupi kalbu dan akal kita.
Berwudhulah, duduk, atau bahkan tidur2an sejenak. Insya Allah kau akan merasa lebih baik.
Ya, "Coz everythings gonna be okay~" ‪#‎Bondan‬
*Cerita Pundung Hari Ini
*Nanya sendiri, jawab sendiri
*Namanya Juga Manusia

Sabtu, 23 Januari 2016

Koi Mil Gaya dan Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan


Entah kenapa tiba-tiba jadi rindu sama lagu satu ini. Lagu pertama yang buat gue cinta sama India. Tempat dimana gue jadi suka joget-joget sendiri kalo ngederinnya. Dan saat-saat dimana gue membayangkan sedang bersama seorang cewe di tengah padang bunga sambil menari-nari dengannya.

Ahh~ masa kecil yang bahagia. Saat-saat kita diracuni oleh virus-virus India di televisi. Dengan shahrukh khan, anjeli, tina, dan inspektur vijay. Ya, inspektur vijay, salah satu tokoh polisi yang pasti ada (hampir) di seluruh film India. Tokoh antagonis yang sering gue dan teman2 jadikan bahan becandaan juga. :D

Setidaknya ada sisi positif dari film India yang gue ambil. Apa itu? Setiap ada kesempatan: Menarilah. Ya, menari setidaknya bisa membuat kita berkeringat, lapar, dan sehat. Kenapa jadi sehat? Pertama tubuh kita banyak gerak, otomatis peredaran darah lancar, pikiran tenang, dan otot-otot kita merenggang. Lapar? Tentu saja identik dengan makan. Banyak nari = Banyak makan. Mungkin itu logika simplenya :D

Hanya saja dari film Kuch Kuch Hota Hai ini, tentu ada satu sisi yang gue suka dan kurang disuka. Gue suka dimana Shahrukh Khan jadian dengan Tina - cewek idola satu kampus yang udah lama dia dambakan. Tapi di satu sisi gue pun kasian juga sama si Anjeli, dimana dia yang suka diam-diam sama si Shahruk Khan tapi ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan. Dia bertahan dalam "Friendzone" yang akhirnya harus menelan pahitnya kekalahan kala cintanya telah menikah dengan sahabatnya sendiri. #Nyesek

Yah, mungkin itu kali ya rasanya mencintai orang yang tidak mencintai kita?

Kalo gue ibaratin, mencintai orang yang mencintai orang lain itu kayak lagi kelaperan akut. Pengen makan bakso misalnya aja. Lalu kitapun nyampe tokonya, kita udah mesen baksonya, dan si mamang mulai meracik bakso tersebut.

Kitapun jatuh cinta dengan bakso tersebut. Dari teksturnya yang kita pandang dari kejauhan, mangkoknya yang berkilauan, dan cara penyajiannya yang menawan. Sejurus kemudian, eh si mamangnya malah ngasih bakso itu ke orang lain. Langsung deh kita patah hati, lemes, dan pengen mati karena kelaperan dhe jadinya #SakitnyaTuhDisini

Meskipun pengen makan bakso lagi, tapi tetep aja bukan bakso tadi yang bakal nyampe ke meja kita. Entah apakah perasaan kita akan sama kepada bakso yang datang selanjutnya? Apakah kita bisa mengikhlaskan bakso pertama tadi untuk diberikan pada orang lain?

Yah, mau tidak mau mungkin kita memang harus merelakannya dan yakin bahwa kita akan diberi pengganti yang lebih baik beberapa saat kemudian. Saat kita sudah siap dan move on dari bakso yang pertama ... Insya Allah, Dia tahu mana yang terbaik untuk kita dan waktu yang tepat untuk mempertemukan keduanya :)

#Kenapa Jadi Ngomongin Bakso Ya?

Yo wez lah, sebagai penutup gue kasih satu video lagi tentang Tina (Kareena Kapoor), salah satu idola gue juga semasa kecil #Eh. Cekidot guys, selamat menikmati~ ;)



#OneDayOnePost #HariKesebelas #KoiMilGaya #Rahul #Tina #Anjeli #ShahrukhKhan #Kajol #Rani #KareenaKapoor #Cinta #KuchKuchHotaHai #OhMyDarling #ILoveYou #LoveHindiSong #Lagu #Musik #Song #Hindi #India #Cinta #Bakso #MencintaimuApakahHarusSesakitIni? #GIPH

Selasa, 19 Januari 2016

Cerita Tentang Tanggalnya Sebuah Gigi

Alkisah, hiduplah seorang pemuda yang memiliki dua buah gigi bertumpuk. Sebutlah ia gigi susu dan gigi taring. Setiap hari bagaikan seorang suami dengan dua istri, ia rajin merawat kedua gigi tersebut. Diberinya makan keduanya, dirawatlah mereka dengan penuh kasih sayang, dan setiap hari selalu ia sisihkan waktu spesial untuk keduanya. Hidup mereka berjalan dengan bahagia hingga suatu hari terjadilah kecelakaan pada sang pemuda.

Kecelakaan tersebut membuat tubuh sang pemuda terpelantin, bibirnya pecah, dan gusinya berdarah. Tak ayal ia segera dilarikan ke rumah sakit. Setelah diperiksa dengan seksama, luka paling parah adalah pada gigi gingsulnya. Malang tak dapat ditolak, kini ia harus memilih salah satu dari gigi tersebut untuk meninggalkannya selama-lamanya.

"Kau tak apa-apa, brother?" Tanya gigi susu khawatir.

"Tak apa-apa. Aku tidak banyak terluka, hanya nyeri sedikit di seluruh badanku. Kau sendiri bagaimana sista?"

"Aku ...," ucapannya terpotong dengan suara-suara berdesing dari luar mulut.

"Ada apa? Kau terluka!?" Seru gigi taring.

Gigi susu hanya bisa mengangguk lemah. Ia memperlihatkan tubuhnya yang sudah condong dan miring ke samping. Gigi taring hanya bisa melihat dengan prihatin, bingung apa yang bisa ia perbuat untuk meringankan beban sang gigi susu.

"Aku ... apa yang bisa kulakukan untukmu gigi susu!?" tanya gigi taring berharap.

"Sudahlah, tidak usah perdulikan aku. Setiap orang akan bertemu dengan ajalnya, termasuk untuk setiap gigi. Mungkin ini saatnya aku bertolak dari mulut ini dan pergi ke kubangan sampah disana, dilempar lewat ujung genteng sebagai peruntungan, atau mungkin disimpan di bawah bantal agar bisa digantikan dengan hadiah pada keesokan harinya," ucap gigi susu pasrah.

"Tapi ... tapi ..."

"Terima kasih telah menemani aku selama ini gigi taring. Enam tahun bersamamu adalah masa-masa terindah. Bersama-sama kita mengoyak makanan, buah-buahan, dan juga berselancar melewati jus-jus buah yang dimakan sang tuan. Aku bahagia, sungguh. Jangan pernah lupakan aku ya, brother."

"Gigi susu! Jangan kau ucapkan hal semacam itu! Aku ... aku takut kehilanganmu!" Gigi taring mulai menangis sesenggukan. Liur demi liur keluar dari celah gusinya.

"Ikhlaskan aku, gigi taring. Kelak, jika kita berjodoh, kita akan bertemu kembali di surga-Nya." lirih gigi susu sembari tersenyum.

Sejurus kemudian suara berdesing semakin keras di sekeliling mereka. Mulut berdarah itu mulai terbuka kembali. Cahaya dari luar terlihat sekejap, desing-desing itu datang kembali dan mendekat pada gigi susu.

"Tidaak ... tidak! jangan pergi gigi susu!!"

"Selamat tinggal, gigi taring ..."

Lalu desingan-desingan itu menanggalkan gigi susu dari pangkalnya. Gigi taring menangis sejadi-jadinya. Kini ia harus mengoyak makanan sendirian, tanpa kehadiran sang gigi susu kembali. Entahlah, apakah ia bisa melewati ini semua. Ia hanya bisa pasrah dan berdoa.

"Ya Tuhan, jika kau memang ada, pertemukan aku dengannya sekali lagi. Kumohon."

Lalu suara berdesing itu kembali datang menghampiri gigi taring. Melihat hal itu ia pun tersenyum.

"Terima kasih, Tuhan."

(Karawitan, 14 Januari 2016)

Kamis, 10 Desember 2015

Mindplay with Kinomedia WA

Kotak besar berwarna hitam, dengan empat kotak berisi cairan berwarna-warni disampingnya. Beberapa lembar kertas turut menyertai fungsinya. Tanpa kertas, ia seperti tak berarti ada di dunia ini. Hidup beberapa kali dalam sehari, tapi lebih sering dalam keadaan mati.

Mungkin kita seringkali tidak menyadari akan fungsi dan manfaatnya. Hingga saat kita beranjak dewasa, menjalani kuliah, dan menghadapi skripsi. Ya, benda itu akhirnya dibutuhkan kembali. Berbisik-bisik disetiap malam. Merayu-rayu kita agar menyala. Menemani hari2 kita sampai wisuda: Printer.

#Curhat #MahasiswaTingkatAkhir #GeuraWisuda #WisudaUPI2016

Pengen ikutan? Gabung yuk disini ;)

@agi_eka

Sabtu, 27 Juni 2015

Let It Go

Pernah ngerasain punya adik cowok yang belum bisa ditinggal? Itu yang gue rasain sekitar tiga minggu yang lalu.

Well, ceritanya adik gue keterima di salah satu perguruan tinggi terkemuka di kota Bandung. Dan kalau kalian pengen tahu, adik gue itu termasuk anak yang cukup pendiem. Hobinya maen PS, ngegames, facebookan, dan ngajarin orang matematika. Termasuk temen"nya yang mau berjuang di SBMPTN kemarin.

Gue udah mengenal adek gue semenjak ia lahir (ya iyalah!). Dan  jujur, gue dan Ibu memang ada indikasi khawatir kepadanya. Khawatir dia belum bisa mandiri dan ditinggal sendiri. Maklum, 18 tahun hidup selalu bersama Ibu, apa-apa minta tolong Ibu, bahkan orangnya cueekk banget kayak bebek #Eh (Emang cueknya bebek itu gimana ya? Gue juga gak tahu :p)

Alhasil, ketika pengen melepas dia kesana, itu serasa lo mau ngelepasin anak ayam ke hutan rimba. Takut bro! Takut dimakan macan, takut ketemu harimau, takut kejebur di sungai, takut di lahap buaya, dan takut takut lainnya. Kita semua takut, gue, Ibu, dan Ayah. Maka seminggu pertama kita selalu sms perkembangannya di asrama sana dan memantau dari jauh. Ya, ceritanya dia selama sebulan ini masuk program matrikulasi dulu atau penyetaraan dari kampusnya.

Namun, apa yang terjadi? Ternyata kekhawatiran kita tidak sepenuhnya benar! Selama tiga minggu kita tinggal ini, ternyata banyak perubahan yang kita rasakan dari dirinya. Pertama, ketika ngejawab pesan" singkat dari kita, ternyata ia lebih bersemangat. Ada "ruh" disana yang membuat ia terlihat berbeda ketika menjawab itu. Dan kedua, ia menjadi lebih care, lebih terbuka, dan lebih peka terhadap dirinya sendiri. Dulu, ketika butuh apa", pasti Ibu gue yang repot ngurusin perlengkapan sekolah dia. Namun sekarang, dia udah mulai bisa visioner dan mempersiapkan kebutuhannya sendiri.

Maka, kesimpulan dari tulisan gue hari ini. Let It Go, boys. Lepaskanlah dia. Berilah ia kepercayaan. Ketika lo punya adek yang sama kayak gue, cobalah buat ia yakin bahwa ia mampu. Berikanlah ia mandat dan tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Tidak selamanya ia menjadi anak kecil, suatu saat ia butuh akselerasi untuk mencapai tingkat kedewasaan itu. Dan tingkat tersebut gak akan ia capai selama kita masih "mengekang" dia dalam genggaman kita.

Let It Go, boys. Gue yakin kamu bisa. Berjuanglah di kampus teknologi itu, adikku. Doa kami menyertaimu.

Kakakmu beserta keluarga.
@agi_eka.

Curhatan Mahasiswa Tingkat Akhir

Kemarin", gue telah posting one day one post selama satu hari, oke gue bayar besoknya dan it's done. Tapi, hari ini, ketika gue liat list postingan dan gue liat masih kurang 8 lagi? Oh My God. Gue kemana aja seminggu ini ~,~

Well, gue akui seminggu terakhir memang gue jadi orang yang nocturnal. Dalam arti, gue hidup seminggu ini kayak kalong. Malem" gentayangan, berseluncur ke dunia maya, ngerjain tugas, bikin laporan, nyelesaian proposal (buat seminar, bukan buat yang ... ehm, you know lha), dan lain-lain. Meskipun puasa, gue ngerasa hidup gue bener" idup pas malemnya doang, entah kenapa.

Seminggu terakhir gue abisin buat ngejer" dosen, revisian proposal, dan persiapan seminar. Sumpah, nyelesaian satu mata kuliah ini cukup menguras habis tenaga gue seminggu terakhir. Matkul dua sks yang memakan hati, tenaga, pikiran, dan juga waktu gue. Tapi, tapi, tapi, alhamdulillahnya hasil akhirnya sangat memuaskan. Memang, dimana ada kemauan disana ada jalan. Dan dimana ada usaha, disana pasti ada hasil yang setimpal. Gue cukup puas. Alhamdulillah :)

Satu hal yang menjadi catatan pembelajaran terbesar minggu ini adalah, yang namanya tugas (baik itu untuk bikin proposal, skripsi dan lainnya), kuncinya hanya satu: DIKERJAIN.

Gue baru paham arti kata" itu seminggu terakhir. Dan terima kasih banyak untuk semua teman" gue yang mendukung usaha gue kemarin. Itulah hal lain yang gue dapatkan juga, kunci kedua untuk meraih kesuksesan yakni: TEMAN SEPERJUANGAN.

Teman yang bisa saling mendukung. Teman yang bisa saling menopang. Teman yang sama" bangkit dan meraih mimpi bersama-sama. Teman untuk saling mengingatkan dan teman yang berjanji untuk selalu ada di saat suka dan duka. Ya, itulah teman sejati. Terima kasih, guys.

Daaruut Tauhiid, 28-06-15. 00:38 WJLG (Baca: Waktu Jam Laptop Gue) :P

Rabu, 17 Juni 2015

Marhaban Yaa Ramadhan!

Malam ini kita telah resmi memasuki bulan suci Ramadhan (berdasarkan kalender Hijriyah). Kali ini kita akan merasakan kembali masa" tarawih, puasa, masjid" ramai dengan suara tilawah, mahasiswa akan berubah menjadi seorang PPT (Para Pencari Takjil #Eh), guru" dan dosen" akan berubah menjadi penyabar (dengan senyum yang tetap saja... yaa seperti itu lah), setan" dibelenggu, setiap amal perbuatan diganjar berlipat ganda dibandingkan biasanya, daan juga pastinya suasana berbuka puasa yang hikmat dengan berbagai suguhan es campur bersama teman" yang dibalut rasa kekeluargaan dalam acara bernama: Buka Puasa Bersama.

Malam ini mungkin gue gak mau banyak ngomong macem" juga karena setiap perkataan sekarang pun bakal semakin berat. Malam ini juga bisa dibilang gue mau sedikit curhat (karena jam malem gue bakal banyak berkurang). Yah, bukan rahasia umum lagi kalo gue banyak nulis itu ketika malem. Gue ngerasain bahwa malam adalah waktu "Golden Time" gue buat nulis. Malam, mencari suasana yang tenang, fokus pikiran yang terang, dan inspirasi berkelibatan datang, disanalah gue mencari dan mencari. Menuangkan asa, menggapai mimpi, demi hidup yang abadi.

Mungkin 1 bulan ke depan tantangan akan semakin terjal menantang. Tinggal 13 hari menjelang one day one post di bulan ini. Dengan kesibukan yang akan semakin padat, target yang terus merayap, dan rutinitas yang harus selalu dikerjakan. Maka gue cuma bisa berdoa semoga saja gue pun masih bisa menjalaninya seperti biasa.. Doakan ya, guys! :D

So, akhir kata.. Gue cuma mau bilang.. Marhaban Yaa Ramadhan! Selamat datang bulan suci nan penuh barokah.. Selamat datang tajil di setiap penjuru daerah.. #Eh

Welcome guys.. To The Ramadhan!! :D
Semoga kita bisa mendapatkan hikmah yang lebih baik dari Ramadhan tahun ini :)

@agi_eka

Marhaban Ya Ramadhan! (18/6)

Selasa, 16 Juni 2015

Segarnya Es Goyobod Bandung

Seperti janji hari kemarin, jadi ceritanya tadi siang (atau mungkin kemarin lebih tepatnya), gue fix berangkat ke Rumah Buku untuk hunting buku-buku murah meriah yang diobral di garage sell. Ceritanya sih gue ditemani seseorang pada hari ini. Siapa dia? Mau tau aja atau mau tau banget? :D

Yah, gue belum minta izin c.. Tapi panggil saja dia Nur XD

Yang lucunya pada siang hari ini adalah, ketika kita mau janjian ketemu tapi gak bisa komunikasi. Kenapa? Karena ternyata eh ternyata, hapenya Nur sedang low bet banget. Selidik punya selidik, jadi sudah tiga hari ini hape dia belum di cash. Entahlah, apa karena cashannya ketinggalan ataukah dia memang sedang malas saja. #Eh

Alhasil, gue ngerasa kayak orang jaman 80an yang mau janjian tapi gak punya alat komunikasi. Haha :v

Gue teringat juga cerita dari bokap-nyokap gue. Jadi ceritanya ketika mereka masih muda dulu (#Cie~), mereka berdua pernah janjian untuk ketemu di hari libur kantor. Kalian tau? Jaman itu hape masih segelintir orang yang punya. Masih hape2 gede yang bisa dipake buat nimpuk anjing gitu.. Adapun yang lagi trend, paling cuma pager. Semacam smartphone versi jaduuull pisan. Haha :D

Akhirnya tibalah hari yang dinanti-nanti. Dan kalian tahu? Karena gak punya alat komunikasi apapun, ujung2nya mereka berdua menanti di dua tempat yang berbeda. Sebut saja tempat janjiannya bernama "King". Nah, nyokap gue nunggu di pintu depan King, sementara bokap gue malah nyariin di pintu belakang King. yaa mana ketemu gitu ya.. Secara tempatnya juga cukup luas lho.. >.<

Keesokan harinya, mereka berdua bertemu lagi dan saling melampiaskan kekesalan karena tidak jadi bertemu. Namun setelah saling mendengar cerita satu sama lain, akhirnya mereka berdua tertawa geli karena ternyata mereka berdua saling menunggu di tempat yang salah. Hehe.. Dan hari ini, gue hampir merasakan hal tersebutn juga.

Chat terakhir yang gue terima dari Nur, ia mengatakan, "Kang kalau nanti aku gak ada di depan pintu Pusdai, berarti aku langsung nyari Rumah Buku ya." Dan karena gue mempercayai hal tersebut, sesaat setelah gue muter" Pusdai dan gak ngeliat batang hidung dia, lantas gue pun langsung cus ke Rumah Buku untuk mencarinya. Namun apa hendak dikata, disana pun gue tidak menemukan dirinya! "Kemana si Nur ini?" pikir gue dalem hati.

Tiba-tiba sebuah pesan singkat masuk ke hape gue. "Akang dimana? Aku baru nyampe Pusdai nih. Ditunggu ya di depan pintu masuknya." Olala~ Ternyata dia baru nyampe toh. Tanpa basa basi lagi, gue tinggalin tas di Rumah Buku dan langsung menjemput Nur di Pusdai. Kita pun tertawa" setelah mendengar cerita satu sama lain. Ternyata dia terjebak macet di salah satu daerah Dago. Hoho.. Gue pun memakluminya :)

Selepas shalat dzuhur, kita pun langsung berangkat kembali ke Rumah Buku untuk melanjutkan misi yang tertunda. Dan kalau kalian sekarang bertanya", apa hubungan judul postingan dengan cerita gue di atas? Sebenarnya semua itu hanyalah bagian opening.. Hahaha #KetawaJahat

Puas mencari buku" yang kita pengen, sebelum pulang gue pun mengajak Nur untuk mencari es campur sebentar. Kenapa es campur? Entah kenapa siang" bolong dengan terik matahari menyengat, membuat gue tiba" ngidam es campur. Ngidam? Ya, ngidam. Gue lelaki yang suka ngidam.. *kadang" #LoL

Kita pun memulai misi baru sebelum pulang. Mencari kesana kemari hanya untuk satu tujuan: Tukang Es Campur. Bolak-balik sana sini, muter sana muter sini, yang kita temui hanya tukang cireng, warteg, lumpia basah, seblak, mie ayam, juice buah, warung kopi, es dawet, es kelapa muda, dan es goyobod.. Sebelum kita menyerah, akhirnya gue dan Nur memutuskan untuk memilih salah satu diantara tukang" tadi. Pilihan pun jatuh kepada tukang es Goyobod yang berada di depan Pusdai (Pusat Dakwah Islam), Bandung.

Stand Es Goyobod depan Pusdai :D

Kalau kalian bertanya" apa itu Goyobod, maka jawabannya ada di Wikipedia. #Eh

Menurut Tante Wiki, Es Goyobod adalah minuman dingin Indonesia yang berbasis pada santan yang mirip dengan es campur.[1] Minuman ini terbuat dari es serut, santan, gula cair, dan sari pati kacang hijau yang dibekukan yang dikenal seabgai hunkwe. Bahan lainnya termasuk alpukat dan kelapa yang diparut.[1]

Namun, berdasarkan dari es yang tadi gue beli (dan juga informasi dari abang"nya), pada dasarnya es goyobod itu dapat disesuaikan dengan selera pembeli kok. Es ini (katanya) sudah ada dari tahun 70an, jaman bapaknya abang" penjual Es Goyobod ini masih muda. #WoW

Nah, kebetulan Es Goyobod yang tadi gue dan Nur rasakan, terdiri dari campuran es batu, air gula, goyobod, roti tawar, nangka, dan juga tapai. Dengan harganya yang cuma Rp. 5000,- , es ini sangat memanjakan lidah dan juga kantong kalian. Silahkan mencobanya sesekali kalau kalian lewat daerah sini ya.. Kebetulan abang" yang jual baik kok dan sepertinya tipe orang yang enak kalau diajak ngobrol dan bercanda :)

Contoh Penampakan Es Goyobod :D

Pada intinya, hari ini gue sudah cukup seneng karena berhasil menggarap beberapa buku untuk referensi bacaan, membaca beberapa karya orang (termasuk temen gue salah satunya), wisata kuliner dadakan, mengajar, dan juga jalan" ke tempat baru (datang lagi) :D

Well, mungkin itu aja yang mau gue share malem hari ini. Maaf kalau panjang dan tidak lebar. Semoga nanti kita bisa sharing kembali~

Sampai jumpa di postingan berikutnya guys.. Selamat beristirahat ;)

@agi_eka

Hasil Hunting Buku (16/6)

Senin, 01 Juni 2015

One Day One Post (Again)

Welcome to June! Yeay!! :D

Bulan baru, semangat baru, dengan suasana yang baru.. Harus? Pasti!

Kali ini gue mau sharing sesuatu tentang menulis. Tepatnya, tantangan menulis.

Ya, tantangan. Hal ini diperuntukkan untuk kalian, para penulis dimanapun lu-lu pade berasal. Tantangan ini berasal dari salah satu media yakni NulisBuku.com. Tantangan tersebut mereka sebut dengan: Menulis Random Setiap Hari 2015.


Hanya ada satu aturan disini, yaitu: Tidak Ada Aturan *LoL

Kalau kalian bertanya, apa yang harus ditulis? Jawabannya apa saja!

Kalian boleh menulis tentang puisi, cerpen, esai, artikel, bahkan ngacapruk sekalipun. Silahkan! :D

Mau tulisannya yang pendek kayak liliput ataupun panjang kayak kereta babaranjang (baca: Batu Bara Rangkaian Panjang).. Mangga-mangga sajaa~ :D :D :D

Yang terpenting dalam tantangan ini adalah untuk melatih daya imajinasi, kreatifitas, dan kepekaan kalian terhadap lingkungan sekitar. Karena melalui kejadian sehari-harilah sejatinya kita menemukan ide untuk menulis. Melalui tantangan ini, kita juga bisa berlatih untuk konsisten menulis dan menemukan waktu-waktu produktif kita untuk menulis :)

Gue teringat tahun lalu, sekitar bulan Oktober-November kalo gak salah, disanalah gue pertama kali ketemu tantangan menulis juga, cuma dikhususkan hanya untuk di blog saja. Makanya ketika itu tantangannya disebut: #OneDayOnePost (ODOP) #Maksa :P

Nah kalo tantangan kali ini, kalian boleh menulis dimana saja. Boleh di notes facebook, blog, tumblr, dan media lainnya. Boleh juga kalau mau di share dan di tag NulisBuku.com-nya.. Hehe

Pun kalau mau meniru program UKM KI Al-Qolam UPI tempo dlu, kita bisa membuat #OneDayOneQuotes.. baik di facebook, twitter, instagram, path, atau apapun :D

Intinya: Hayuk Menulis! Mulai dari sekarang, hari ini, dan seterusnya!! :D

Hopely we can continuously writing like this every day, every moment, and every time ;)
Ciao~!! Keep spirit guys :D

regards: @agi_eka

Jumat, 03 April 2015

GINJO

GINJO

Ginjo, 2015

Dilahirkan pada bulan Februari membuat pria berzodiak Aquarius ini berperilaku sopan, lemah lembut, baik hati, dan penyayang pada sesamanya. Lingkungannya pun sangat mendukung perilakunya tersebut. Ayahnya, sang kurir barang, sangat memanjakannya karena ia jarang berada di rumah. Sementara sang Ibu, yang bekerja menjadi karyawati sebuah bank swasta, membuatnya haus akan kasih sayang keluarga. Karena alasan tersebut, akhirnya keseharian lelaki muda ini diserahkan sepenuhnya pada asisten rumah tangga yang sedikit 'nakal' untuk menjaga dan menemaninya bermain.

Dari asisten tersebut, sang anak akhirnya mempelajari beberapa hal yakni sifat teguh pada pendirian, negosiasi, keras kepala, dan tegar dalam menjalani hidup. Sifat-sifat inilah yang kelak, tanpa ia sadari, akan merubah kehidupannya. Selepas menyelesaikan pendidikan di kota gajah, orang tua sang anak merasakan ia memerlukan pendidikan yang khusus untuk membentuk pribadinya. Oleh karena itulah akhirnya ia dikirim ke kota kembang untuk menjalani pendidikan militer di sebuah sekolah khusus yang bernama: "Sekolah Pria Sejati."

Sekolah Pria Sejati, 2015

Sekolah pria sejati didirikan oleh Dr. Prof. Higot, S.PS (Sarjana Pria Sejati). Instansi yang berfokus pada pendidikan ini bertujuan untuk membentuk pria-pria yang awalnya kemayu menjadi seorang "Pria Sejati". Berbagai fasilitas disediakan untuk menunjang proses pendidikan di sekolah ini, diantaranya: wifi, sporthall, dosen yang bersertifikasi: Pria Sejati, dan lain sebagainya. Sampai saat ini, Sekolah Pria Sejati masih dipimpin oleh Dr. Prof. Higot, S.PS.

Setelah menempuh berbagai tugas yang melatih multidisiplin, sang anak yang tadi dikirim akhirnya mendapatkan gelar Pria Sejati dari Dr. Prof. Higot, S.PS. dan menjadi salah satu alumni yang disegani. Ia kini mempunyai berbagai keahlian dan keunggulan sifat, diantaranya: pemberani, tegar, tegas, suka menolong, bertekad baja, dan perhatian, walaupun sifat keras kepala dan kekanakannya masih sulit dihilangkan. Atas keunggulannya tersebut, sekolah mengapresiasinya menjadi alumni teladan, bahkan mengangkatnya menjadi salah satu dosen terkemuka di Sekolah Pria Sejati ini.

Hari ini, ia baru saja menghadiri wisuda pria sejati dengan para civitas akademika lainnya. Acara wisuda pria sejati merupakan prosesi pengukuhan seorang lelaki menjadi pria sejati dengan cara memberikan jenggot (bukti kejantanan pria) kepada para wisudawan. Salah satu rekan dosennya yaitu Mr. Fagot (Fajar Jenggot), salah satu pakar kecintaan yang melatih kaum jomlo menjadi seorang pria sejati, turut hadir pula dalam acara tersebut. Berdua mereka dijadikan alas tonggak harapan sekolah, menjadi penerus dari Dr. Prof. Higot, S.PS. Kini, jika kalian bertanya, siapakah lelaki yang dikenal oleh dunia sebagai salah satu pria sejati?

Maka jawablah dengan lantang bahwa pria tersebut dikenal dengan julukan: GINJO (Ginanjar Jenggot).

"Sekolah Pria Sejati merupakan alur kaderisasi tertinggi seorang pria. Hanya orang-orang terpilih yang dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah ini. Kini, kejantanan seorang pria seringkali diragukan. Namun lulusan Sekolah Pria Sejati akan kekal abadi terkenang selayaknya Pria Sejati. Sampai bertemu disana, bagi kalian yang merasa #PriaSejati."  - Ginjo -

Informasi pendaftaran sekolah dapat dilihat di :
Facebook : Gapentingsih Channel
Twitter : @gapentingsihrrp
E-mail : gapentingsih.rrp@gmail.com
Group #GPS : https://www.facebook.com/groups/205236263009082/

Sabtu, 29 November 2014

Capruk (Tentang) Ehom

Jadi gini ceritanya, pada awalnya gue lagi pengeeen banget nulis tentang resensi buku. Kebetulan gue baru beres baca satu buku yang keren, rekomendasi dari temen2 gue, namanya: Full Metal Alchemist #Eh

Bukaan.. Bukan Alchemist yang itu, tapi judulnya "Sang Alkemis" :D

Jadi, buku ini bercerita tentang seorang anak yang mencari jati dirinya. Dari seorang gembala domba, sampai berkelana mencari takdirnya ke negeri seberang. Well, kisah selengkapnya mungkin bakal gue bahas di postingan selanjutnya yaa :D

Berhubung gue tunggu-tungguin selama dua jam belum dapet2 kata yang "Pas" buat resensi tersebut, maka gue putuskan untuk membuat postingan yang lain dulu. Kali ini gue coba buat sebuah postingan yang bersifat "Tantangan" dari temen gue.. Wohohoho.. Tantangan tersebut adalah: "Membuat sebuah tulisan tentang dirinya".

Tantangan dari Dini (29/11)
Kemarin sih dia bilang "Okeh, ditunggu esai tentang aku yaa." Dan kebetulan karena gue belum kebayang mau buat karya lain (misalkan puisi atau semacamnya), maka gue per-simple dengan kata2 "Capruk".

Ehm, kalo kalian nanya, "Kenapa dari esai jadi ke capruk?" Gue bakal jelasin dulu sedikit tentang perbedaan esai dan capruk. :B

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), esai /ésai/ n adalah karangan prosa yg membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Yah, gue juga sebenernya kagak ngerti artinya -_-a :P

Intinya, esai yang sering gue liat biasanya terkesan "Kaku" kemudian di beberapa perlombaan selalu memakai dalil, kata-kata, argumen, dan sebagainya. Sedangkan gue? Kayaknya lebih banyak ngalor ngidulnya daripada dalil-dalil begituan ^^v

Kemudian kita beranjak ke "Capruk." Menurut Kamus Besar Bahasa Sunda (KBBS) #Entah ada atau nggak, Capruk berarti ngomong seenak penulisnya. Jadi, penulisnya mau ngomong apa, tentang apa, dan dengan cara apapun, yaa.. Bebas-bebas aja. Suka2 penulisnya gituu lhoo.. Makanya disini gue lebih seneng make bahasa "Capruk" dibandingkan Esai yang terdengar formal bingits.. :D

Alasan lainnya, karena sebenernya orang yang bakal kita omongin (yang katanya temen gue ini), adalah seorang blogger juga.. Dan blog dia saat ini identik dengan kata "Capruk".. Makanya disini gue coba mengangkat kata2 kegemaran dia tersebut.. Hehe #Maksa

Pepatah mengatakan, "Tak kenal maka Tak Sayang." Soo, biar dia sayang dengan postingan gue kali ini, yuk kita berkenalan dulu dengan beliau :)

Nama lengkapnya adalah Dini Nurfadilah Ehom. Inget, di kata nurfadilah itu kata "nur" dan "fadilah" digabung dan huruf 'el' di kata fadilahnya satu aja yaa.. Jangan salah :D #Pengalaman :P

Dini, mungkin artinya pagi.. Nur seinget gue artinya cahaya.. Fadilah? Setelah gue searching di mbah google, katanya sih artinya keutamaan, kelebihan, atau kebajikan. Dan Ehom, (katanya sih) diambil dari nama kakeknya. Maka Dini Nurfadilah Ehom (mungkin) bisa berarti Anak perempuan yang lahir di pagi hari ketika cahaya kebajikan datang yang akan memiliki keutamaan seperti kakeknya. #Ceile~ #Maksa :P

Yah, gue juga kagak tau bener atau nggak, Hehe.. Yang jelas begitulah nama lengkapnya :D
Buat yang pengen tau orangnya kayak gimana, berikut ini penampakannya yang pertama ;)

Dini Nurfadilah Ehom (29/11)
Orang yang biasa disapa Dini atau Ehom ini, berasal dari kota udang a.k.a Cirebon :)

Perempuan yang lahir pada tanggal 13 Oktober 1993, kini menempuh pendidikan yang sama kayak gue, yaitu S-1 Pendidikan Matematika UPI Angkatan 2011. Gue pertama kali mengenal beliau mungkin selayaknya teman dan mahasiswi biasa yang tidak terlalu suka dengan pelajaran matematika. Bahkan dia pernah ngomong, "Matematika itu kayak Beautiful Nightmare buat gue.. Gak pernah kebayang bisa masuk matematika yang gak terlalu gue suka, tapi akhirnya malah terjerumus dan jadi menyukai teman2 kelas serta pelajarannya." Kata-kata 'Beautiful Nightmare' itu, bagi gue sangat berkesan dan jadi kosakata baru yang berharga sampai saat ini (y)

Gue mulai mengenal Dini lebih dekat ketika masuk semester tiga. Kali itu, gue dan dia sama-sama menjadi aktivis organisasi. Pasalnya, gue aktif di Kopma, Himpunan, Tutorial, Al-Qolam, sementara dia ikut di Himpunan (tepatnya Departemen Komunikasi dan Informasi) serta UPM (Unit Pers Mahasiswa). Kedua organisasi yang dia ikuti notabene berkaitan erat dengan tulisan. Ternyata eh ternyata, dia juga suka menulis di blog! Wah, kagak nyangka aja gue ketika itu, ternyata dapet temen seorang blogger juga di satu kelas yang sama :D

Pertemuan itu berlanjut dengan perbincangan kita tentang berbagai hal. Ketika itu gue yang aktif di Departemen Sosial sedang membantu advokasi di UPI, sementara dia yang saat itu seorang jurnalis sedang membuat artikel tentang kasus penyuapan dan kongkalikong yang berkaitan dengan tugas gue tersebut. Alhasil, gue jadi salah satu narasumber dalam artikelnya itu. Daan, alhamdulillah artikelnya terbit dalam majalah Isola Pos yang ke... (sekian) :P

Dini dan Isola Pos (29/11)
FYI, Isola Pos itu adalah sebuah majalah karya anak2 UPM yang setahun bisa terbit 2-3 kali (Sepengetahuan gue). Majalah tersebut juga mempunyai sebuah situs khusus tempat orang2 berbagi berita, artikel, maupun opini. Silahkan klik >> Isolapos.com untuk info lebih lengkapnya. Barangkali ada yang berminat menjadi kontributor disana ;)

Ngomong2, terkait dengan situs atau blog, gue jadi teringet dengan blognya Dini.. Hoho :D

Pada awal gue kenal dengan Dini, wanita berumur 21 tahun ini mendeklarasikan blognya dengan sebutan nolimitehom.blogspot.com. Gue cukup seneng dengan nama ini. Pasalnya ketika gue lupa, cukup ketik, "No Limit Ehom" di mbah google, dan Zap! Situs blognya pun langsung tersedia di halaman pertama situs pencari tersebut :D

Tapi, entah karena alasan apa, akhirnya nama blognya diganti dengan sebutan baru. Nah, sebutan baru untuk blognya tersebut tidak jauh berbeda dengan judul postingan kali ini. Yepz, setelah diganti beberapa bulan yang lalu, kini kalo kalian mau mencari tulisan Dini silahkan klik >> http://caprukehom.blogspot.com/ :D

Kenapa "Capruk"? Yah mungkin alasannya sama kayak gue.. Hehe.. :D

Jadi, tulisan Dini di blog ini pun sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tulisan ini. Maksudnya, suka-suka dia mau nulis apapun. Tulisan terakhir Dini kalo gak salah berjudul, "Dell Center Bandung." Di awal cerita dia cerita tentang laptopnya yang lagi rusak, kemudian dia nyari tempat service laptop bermerk "Dell" tersebut, hingga ia disasarkan dan bingung dimana tempat service tersebut. Buat cerita selengkapnya, klik aja disini yaa .. Kayaknya lebih seru baca langsung daripada gue ceritain.. Takut nanti jadi garing.. Haha.. *Ba dum tss

Okeh, kita lanjutkan perjalanan kita yaa.. #TarikNafas #Hufft

Dini, wanita yang gemar bermain dan membuat puisi ini, selain di blog ternyata karyanya pernah dipublikasikan dalam bentuk buku lho! Yepz, ketika itu dia mengikuti sebuah sayembara cerpen hingga beberapa peserta sayembara tersebut membuat sebuah antologi yang diberi nama "Buku yang Kau Benci"

Antologi Cerpen - Buku yang Kau Benci (29/11)
Uniknya, walaupun buku tersebut berjudul "Buku yang Kau Benci", tapi tak ada satupun kata 'Benci' dalam buku tersebut! Well, mengekspresikan benci tidak harus selalu dengan kata-kata kan? Mimik wajah, ekspresi, tindakan, dan perilaku juga bisa menggambarkan kebencian yang sama. Itulah yang membuat gue salut dengan wanita berkerudung itu. Gue kalah telak disana karena karya gue belum ada yang dibukukan >.<

Banyak yang beranggapan penulis itu kebanyakan bersifat introvert, suka menyendiri dan memiliki dunia serta kesenangannya sendiri. Tapi, bagi gue Dini tidak selalu seperti itu. Meski ia suka menulis, tapi ia tetap memiliki teman-teman dekat yang suka berbagi dengannya. Apalagi dulu ketika di awal-awal perkuliahan, gue inget dia suka banget menjadi orang yang penuh kejutan. Membawa hadiah dan surprise untuk teman2nya yang sedang berulang tahun dan sebagainya. Bahkan di lain kesempatan, justru dia yang di kasih surprise sama temen2nya.. Kereen :D

Dini ketika di kasih surprise oleh Elu dkk (29/11)

Dini selepas foto kelas bersama (29/11)
Sampe sini, gue juga bingung mau bercerita apa lagi tentang Dini. Hahaha :D

Bagi gue, Dini sosok sahabat yang care dan membuat gue nyaman. Ketika ngobrol sama dia itu, kita bisa sama-sama nyambung. Well, karena gue juga seorang penulis maka ketika kita berbicara kadang bahasa puitis kita keluar. "Jadi, hidup itu seperti,,," atau "Kamu jangan kayak gitu dong, ibarat ..."

Terkadang gue rindu berbicara dengan sahabat seperti dia :'(

Ups, kenapa jadi curhat ya? Hahaha.. :P

Intinya, buat kalian yang pengen berkenalan dengan Dini, silahkan add FB na di Dini Nurfadilah Ehom, atau follow twitternya @diniiehom. Tapi jangan bilang dari gue ya kalian tau nama dia, takut ditimpuk batu.. Hahaha #Kabur

Mungkin sekian dulu lha capruk dari gue.. Alhamdulillah Challenge na selesai.. Thanks to Dini yang udah menginspirasi untuk membuat tulisan ini.. Hehe :D

Selamat membaca Din, jangan marah ya dengan caprukan gue ini :v

Selamat sabtu malam buat semua jomblo-ers sekota Bandung ;)

Di tengah rintik hujan dan gemiricik rindu,
@agi_eka

PS : Foto Tambahan all about Dini :)
 
Dini dan Pemandangan Kampus (29/11)

Dini dan Senapan (29/11)

Dini sedang sembunyi (29/11)

Dini sedang sms-an (29/11)

Dini sedang orasi (29/11)

Senin, 17 November 2014

Mengembara Dunia, Mencapai Haji, Melalui Buku :D

Satu hal lagi yang bikin gue galau.. Pertama kali denger kabar acara minggu ini, sebenernya pengen dateng ke acara ini.. Acara yang buat gue rela menggocek kantong sekitar 50ribuan sebagai modal awal agar gak kosong ketika acaranya.. Dan acara sederhana yang mengangkat konsep bedah buku kembali.. Ya, inilah acara yang diusung oleh BEM KEMABA UPI.. "Bedah Buku Haji Backpacker" :D

Pamflet Bedah Buku "Haji Backpaker" (17/11)
Sekilas gue baca sinopsisnya, jadi buku ini bercerita tentang seorang pemuda yang tidak dapat menerima kenyataan hidup. Berbagai musibah menimpanya hingga ia memutuskan untuk meninggalkan kampung halamannya dan menjadi seorang pengembara alias backpacker. Hanya saja, setelah kejadian tersebut justru perjalanan ini menjadikannya mendapat pengalaman spiritual yang berharga. Melewati sembilan negara di dunia, hingga akhirnya berlabuh ke tanah kelahiran nabi, Makkah.

Gue juga punya cita-cita, suatu saat nanti pengen berkunjung kesana, khususnya bersama keluarga gue. Dan disinilah gue sekarang berada, dalam kegalauan untuk mengikuti acara ini. Gue galau bukan karena gak ada duit, tapi karena di hari yang sama, 22 November 2014 ada acara bedah buku juga beberapa ratus meter jauhnya dari tempat ini >.<

Aguk Irawan MN, berdasarkan beberapa tulisan temen facebook gue, merupakan salah satu penulis terkenal di Indonesia. Tulisan-tulisannya sangat menginspiratif, makanya buku yang akan dibedah ini juga telah diangkat ke layar lebar. Artinya, memang sudah terjamin berkualitas cerita dan kemasan hikmah di dalamnya.

Gue gak bisa bilang salah satu lebih baik dari yang lainnya, tapi mudah2an bagi kalian yang membaca postingan ini dan postingan sebelumnya, silahkan tentukan pilihan kalian dengan sebaik-baiknya. Pilih berdasarkan minat dan kebutuhan kalian. Karena sesungguhnya, hidup ini adalah pilihan. Pilihlah dengan bijak, jangan sampai kalian menyesal karena tidak memilih ;)

Semangaatt.. Gue tunggu kehadiran kalian di salah satu agenda ini yaa ;)

Don't Miss It, Guys! :D

@agi_eka

Sabtu, 08 November 2014

Eminex 2014

Hari ini merupakan hari yang cukup melelahkan buat gue..
Pasalnya gue seharian istirahat di kosan, kemudian siang2 maen ke Salman ITB, rapat bareng tim formatur Al-Qolam, dan pulangnya gue langsung tepar #Nasib

Maap ya kalo postingan malem ini rada kemaleman.. Yaah, mau gimana lagi.. Badan gue cuma satu sih, dan tadi gue abis malem mingguan dulu.. #SamaLaptop #JoNes

Hoho,, Sebetulnya gue bingung mau posting apaan hari ini.. Berhubung ketika pulang gue ngeliat sesuatu di ITB, jadi gue coba share aja ke kalian ya :)

Ehm, semua bermula ketika negara api menyerang.. #Apasih

Bukan, bukan! Serius,, bukan negara api.. Tapi negara air #SamaAja

Yah, selepas dari Salman ITB, dengan niat mencoba nyari jalan tembus ke MCD di Simpang Dago, gue malah gak sengaja ngeliat event di ITB.. Namanya itu : "Eminex 2014"

Eminex 2014 (08/11)
Eminex itu bukan kayak nama obat kuat untuk pria ya.. Bukan, tentu saja bukan.. Mana ada event yang mempertontonkan pertunjukan obat kuat se-Indonesia.. (Kalo ada kayaknya gue juga mau ikutan.. #Eh)

Yah, setelah gue coba baca beberapa literatur terpercaya, jadi Eminex itu adalah akronim dari "Engineering Materials In Exhibition".. Yang artinya: "Dilarang Merokok" #YaEnggakLah!

Jadi, Eminex ini adalah sebuah kegiatan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Material (MTM) ITB yang terdiri dari beberapa rangkaian acara, diantaranya: lomba-lomba, pameran, pertunjukkan, seminar, hingga penutupan dengan guest star gitu.. Seru sih sepertinya, gue sempet ngeliat beberapa barang yang dipajang disana seperti Tank, Stand-Stand, dan contoh hasil karya mahasiswa Teknik Material tersebut.

Petunjuk Jalan Eminex 2014 (08/11)
Contoh Tank pada Eminex 2014 (08/11)
Stand Eminex 2014 (08/11)


Contoh Karya MTM ITB pada Eminex 2014 (08/11)
Yang menarik dari acara ini adalah bahwa pelaksanaannya diadakan selang 7 tahun sekali! Wow, memang sih himpunan yang baru berdiri tahun 1998 ini bisa dibilang cukup sukses dalam menyelenggarakan acara ini. Tahun 2014 merupakan kali ketiga diadakannya Eminex dengan rangkaian acara yang cukup padat. Dalam satu hari ini saja bisa dikatakan terdapat sekitar 10 buah rangkaian acara dari pukul 8 pagi sampai 10 malam. Kita berikan aplaus yang meriah dulu untuk MTM ITB.. *Prok Prok Prok

Waktu gue liat pengumuman, gue sempet bengong ngebaca tulisan guest star malem ini. Disitu tertera "Ipank Lazuardi".. Gue mikir sejenak.. Itu "Ipank" yang ituu bukan yaa? Daan ternyata gue temukan jawabannya berusan.. Memaang Ipaank yang ituu >.<

Huhuhu.. Kalo tau Ipank yang itu yang bakalan dateng, kayaknya gue pengen ikut sampe beres da.. Hahaha.. #GakYakin

Sekarang mah gue cuma bisa nyanyi dari jauh aja.. "Ada yang hilaang dari perasaankuu~.." Huhu

Yah mungkin itu aja yang mau gue sharing malem ini. Kesimpulan dari postingan gue kali ini, siapapun kalian jangan pernah berani untuk menyerah sebelum mencoba. Kita lihat bahwa MTM ITB yang baru berumur 16 tahun aja berani untuk ngadain acara kayak gitu. Kenapa kita yang mungkin lebih "Tua" ataupun lebih "Berpengalaman" tidak mau berani seperti mereka?

Selain itu, yah mungkin memang budaya anak ITB kali ya.. Kayaknya kalo ngadain acara pasti ghede2 dan guest star-nya keren2.. Lha, kenapa kita yang di UPI gak bisa kayak mereka?? Toh dulu katanya Geisha dan Caesar juga sempet dateng ke UPI kand?? *Joget Caesar

Hehe, meski begitu, gini2 kita juga di UPI udah pernah ngundang beberapa artis kok.. Kalo kalian sadar, selama gue di UPI juga gue udah pernah ngeliat Raditya Dika, Alexa, Risa Sarasvati, Ibnu Jamil, Habiburrahman El Shirazy, Tere Liye, Edcoustik, Shaffix, Comic SUCI 3, Pidi Baiq, Gol A Gong, Anggota DPR (Ceu Popong dkk), Ebiet G Ade, 3 Romeo, dan lain sebagainya.. So, kita juga gak kalah sama mereka kok.. Semangaat dong broo,, Kita pasti bisa kayak yang laen!! :D

Sebelum ngalor ngidul kemana2 lagi, dan berhubung udah malem juga, mungkin cukup sekian postingan gue kali ini.. Semoga menghibur dan memberikan sedikit info untuk menemani malam minggu kelabu kalian para jones-jones (seperti gue) :P

Comment | Like | Subscribe , dan sampe ketemu di postingan gue selanjutnyaa.. Byee~ ;)

@agi_eka

Kamis, 06 November 2014

Jus (Bunga) Alpukat

Semua sudah tahu kan yang namanya bunga bangkai?
Bunga melati? Merah-merah delima pinokio? #Eh

Oke, gue tau kalian semua pasti tau bunga-bunga yang gue sebutin di atas. Tapi, topik yang mau gue bahas sore ini yaitu tentang Jus (Bunga) Alpukat :D

Makhluk apaan noh?

Yepz, jadi gue menemukan spesies baru ini secara gak sengaja di Kantin 77 bersama temen gue, sebut saja Mila.. (Memang nama sebenarnya) #Lho

Nah, jadi gue sama Mila ketika itu sedang bersenda gurau tentang jus buah yang sedang kita nikmati bersama.. Tiba-tiba saja tercetus sebuah ide gila dari otak gue, bagaimana seandainya kalo jus ini kita taro di dalem gelas tanpa menumpahkan dari plastiknya??

Alhasil, jadilah seperti ini.. *Jeng jeng jeng jeeng..

Jus (Bunga) Alpukat (06/11)

Ternyata setelah diteliti, kita menemukan beberapa fakta tidak penting dari spesies baru ini. Fakta tersebut diantaranya :
1. Jus ini terbuat dari ekstrak buah alpukat. Rasanya sangat manis, semanis dikau yang meminumnya.. #Ceile~
2. Apabila dicampurkan ke nasi goreng (ekstra) pedas, alhasil nasi goreng tersebut akan berubah menjadi (ekstra) manis. #KebanyakanGula
3. Jus (Bunga) ini terdiri dari penyerbukan seplastik jus alpukat yang bertemu dengan putik bunga gelas kaca yang menghasilkan setangkai jus (bunga) alpukat. #Maksa
4. Bunga ini dapat dibuat oleh siapa saja dan dapat ditemukan dimana saja. #PleaseTryThisAtHome
5. Apabila sakit berlanjut, jangan hubungi dokter (jiwa). :P

Well, sekian hasil penemuan super gak penting dari gue. Mudah-mudahan tidak bermanfaat bagi kita semua. #Eh

Have A Nice Day~ ;)

@agi_eka

Minggu, 02 November 2014

Berantem

Lagi-lagi, ya untuk kesekian kalinya gue belum bisa "Move On" untuk ngerjain tugas..
Yang gue lakuin, lagi-lagi.. Ya, lagi-lagi membuka blog gue ini untuk menulis apapun yang gue rasakan.. Apapun.. Yeah, i mean that..

Nggak terasa adzan maghrib sudah berkumandang.. Diiringi dengan suasana petang yang semakin kelam, malam pun kian menjelang.. Gue masih sendiri, sendirian di Kopma.. Menunggu,, Menunggu teman-teman gue kembali dari Lembang.. Yepz, hari ini anak-anak Kopma sedang melaksanakan Pendidikan Dasar Koperasi (Diksarkop) 2014.. Kita doakan saja semoga lancar dan mereka cepat kembali kesini ya, guys.. (Gue Kesepian) #Eh

Kalo lagi sendiri itu, entah kenapa gue suka mengenang masa lalu.. Masa-masa jahiliah, dimana gue dulu.. Ehmmm... Ya begitulah... #If You Know What I Mean

Gue teringat ketika tadi siang, gue sedang duduk di tengah taman Parteur UPI, ada sepasang muda-mudi, entah sedang ngapain.. Yang satu, cewe, sedang duduk di bawah, sementara yang satu lagi, cowo, sedang duduk di atas kursi.. Ya, kayaknya kebalik ya? Seakan-akan merendahkan kodrat wanita.. Gue juga gak ngerti, sob..

Gue perhatiin lagi, mereka sedang memasang muka serius.. Ya, sob.. Serius.. Bukan Peter Pan ya.. #Apasih

Dari raut wajah yang terlihat, sepertinya mereka sedang terlibat pertengkaran kecil.. Well, kenapa gue bilang begitu.. Soalnya si cowo terus-terusan mendesak cewenya seakan bilang, "Aku udah gak percaya lagi sama kamu.. Pasti kamu selingkuh ya!" dan cewenya pun membalas, "Apa sih, nggak lah! Aku kan setia sama kamu!!". Kemudian ditimpali lagi dengan cowonya, "Bohong! Aku punya buktinya, kamu pasti abis nelpon selingkuhan kamu kemarin.. Biar aku telpon dulu untuk minta kejelasan dia.." Dan si cowo pun mengambil hapenya dan terlihat serius dengan nomor-nomor yang terdapat pada hapenya tersebut..

Suasana pertengkaran kecil muda-mudi di taman parteur UPI, Minggu (02/11)
Kadang gue gak habis pikir, guys,, Berapa banyak sih orang berantem setiap harinya? Terutama muda-mudi ya.. Well, katanya sih mereka terikat status "Pacaran" dan menganggap bahwa pasangannya tersebut adalah "Belahan jiwanya yang telah lama ia nantikan".. Tapi kita liat lagi, sebulan, dua bulan, bahkan dalam hitungan tahun nggak terasa berapa kali mereka berantem, putus-nyambung, putus-nyambung, putus-nyambung (kayak lagunya Melly ft BBB),  dan lain-lain..

Dan kalian tau apa? Alasan terbesar mereka, "Yaa ini sih latihan kita, jadi kalo udah di jenjang yang lebih serius nanti kita bisa lebih memahami satu sama lain dan marah-marahan kayak gini udah gak ada lagi.." Sumpe demi apa gue denger kalimat kayak gitu.. -_-a

Perasaan gue ya, justru dengan kalian banyak berantem gitu menandakan ketidakcocokan di antara kalian karena hubungan yang dipaksakan.. Hello, emang apa sih gunanya pacaran juga? Untuk saling ngingetin "Udah makan belom" ? Untuk saling bangunin dan ngucapin "Met pagi" "Met bobo" ? Apa biar ada yang bisa dipanggil "Mami-Papi" ??

Yah, orang tua gue juga kayaknya gak segitunya juga.. Justru yang banyak gue liat pacaran kayak di atas itu banyakan makan "Ati"nya dibandingkan makan dagingnya.. #Maksud? (Gue juga gak ngerti maksudnya apa :P)

Faktanya guys, banyakan mudharat ketimbang manfaat yang bakal kita terima ketika pacaran.. Hati gak tenang, uang abis, pikiran riweuh, dan lain sebagainya.. Enakan juga single (gue gak nyebut jomblo ya.. single itu pilihan, jomblo itu mutlak :P).. Yah setidaknya ketika single kita bisa bebas melakukan apapun yang kita mau dan bergaul dengan siapapun yang kita butuhkan.. Tidak terkekang kayak burung dalam sangkar, Free like a bird and no one can't tell me.. Lalala~ #Nyanyi

Well, itu aja sih yang gue pengen sampein.. Dan untuk masalah berantem, kalo bisa diselesaikan dengan baik-baik, kenapa harus sampe marah-marah? Project Pop juga udah menyampaikan dalam salah satu lirik lagunya..

Marah, marah, marah, marah itu gak perlu..
Udahan marahnya, cepetan dong cepetan dong..
#Project Pop - Marah, Marah, Marah

Buat yang lagi marahan, berikut ada beberapa tips untuk kalian menahan amarah :)

1. Ambil Wudhu
Katanya sih, marah itu asalnya dari syetan, karena itu apabila kita wudhu, yah minimal membasuh muka dengan air (bagi yang non-Islam), insya Allah syetan yang terbuat dari api akan terbasuh dan hilang bersama air yang kita siram tadi.. Cukup bermanfaat kan? Silahkan dicoba :)

2. Tiduran
Apabila kita sudah mengambil wudhu tapi masih greget juga untuk melampiaskan amarah kita, maka cobalah untuk tiduran. Dengan tiduran, otak dan badan kita akan rileks.. Dan biasanya amarah kita pun akan redam seiring dengan berjalannya waktu. Nggak percaya? Dicoba dulu dhee! :D

3. Diam
Oke, cara yang ketiga yaitu diam. Kalian boleh diam, menyendiri dulu, dan jangan ketemu sama orang yang berantem dengan kalian. Tapi diamnya juga jangan lama-lama.. Kata rasul teh maksimal tiga hari kita boleh bermusuhan dengan orang lain, selebihnya? Cobalah untuk ikhlas dan memaafkannya :)

4. Curhat ke Temen
Biasanya apabila kita sudah menceritakan keluh kesah dengan orang lain, kita akan jauuuh lebih lega dibandingkan sebelumnya. Terkadang kita hanya butuh "Kotak Sampah" untuk menampung segala keluhan yang kita punya. Setelah "sampah-sampah" yang disertai amarah itu udah terbuang, plung! Niscaya hati kita akan tenang dan kita pun bisa melupakan permasalahan yang kita hadapi tadi.
Mungkin itu yang bisa gue bagi untuk hari ini. Maap kalo kurang sistematis dan ngalor ngidul kemana-mana. Namanya juga cuma corat-coret aja.. Hahaha :P

See you at the next post ;)
@agi_eka

Senin, 27 Oktober 2014

Watch Your Mind!

Ada yang bilang, "Apa yang kita lakukan adalah apa yang tadinya kita pikirkan". Dalam bahasa kerennya, mungkin ini bisa dibilang sebagai "Niat". Niat, menurut KBBI berarti maksud atau tujuan suatu perbuatan. Dari niat ini, perbuatan baik maupun perbuatan buruk dapat kita lakukan. Disinilah kita mulai berpikir tentang hukum Newton "Aksi = Reaksi".

Hari ini, gue bener-bener ngerasain efek dari "Salah niat" tersebut. Gimana enggak, disaat yang lain berpikir "UTS = Ujian Tetap Senang", gue malah berfikir "UTS = Ujian Tidak Serius". Daaan efek dari hal ini, you know what?? Gue bener2 gak serius ketika ngerjain UTSnya -_-a

Oke lah, jadi ceritanya gue memang ngikutin 2 UTS hari ini.. Yang satu berjudul "Fungsi Variabel Kompleks" (Jangan muntah karena denger namanya, gue udah mabok duluan), dan satunya lagi berjudul "Teori Grup". Yaah, karena teori grup gue sedang pemantapan (baca: ngulang), jadi sebenernya gak terlalu masalah karena udah pernah belajar.. Yang jadi masalah adalah di VarKom, gara2 slogan tadi, berhari2 gue gak bisa belajar.. "SEDIKIT PUN" -_-a

Yah, gue coba buka buku, tutup lagi.. Buka lagi, tutup lagi.. Mau pulang ke kosan, langsung tepat.. Pagi2 buka bukunya, pala kliyeng2.. Entah kenapa ya, apakah efek dari "Niat" tadi?? Begitu besar ternyata dampaknya dan hal ini gak pernah gue pikirin -_-a ckck

Gue teringat salah satu hadits arba'in yang kira2 intinya "Setiap perbuatan itu bergantung pada niatnya. Barangsiapa berhijrah karena wanita, maka ia akan mendapatkan wanita tersebut. Tapi jika ia berhijrah karena Allah, maka itulah yang akan didapatkannya." Disinilah pentingnya niat.

Niat, menjadi salah satu hal terpenting sebelum kita melakukan sesuatu. Apabila kita berniat buruk dan melakukannya, maka itu dihitung sebagai 1 dosa. Tapi jika kita berniat baik tapi tidak dilakukan, itu sudah dinilai 1 kebaikan dari Allah. Lebih lagi kalo misalkan kebaikan itu dilakukan, maka kita mendapatkan 2 kebaikan dari Allah ditambah dengan niatnya tadi :)

Jadii.. Kembali ke cerita gue hari ini.. Karena memang niat awalnya juga sudah rada "mencong" (baca: berbelok), maka ketika UTS pun gue malah melakukan hal lain untuk mengisi waktu.. Yaahh itung2 nyari inspirasi.. Hihi

UTS bagi gue menjadi ajang berlatih kreativitas.. Gimana enggak? Di tengah2 suasana serius itu gue justru sedang mengarang indah supaya tulisan gue bisa sebagus dan serapih mungkin agar jawaban gue juga bisa serasional mungkin :D

Naah, bagi yang penasaran ini beberapa hasil karya gue tadi siang :D

Ninja dari Antahagakure :P (27/10)

Lembah Perpisahan (27/10)

Yah gue gak tau kreatifitas gue segede apa sampe jadi dua gambar ini, tapi yang jelas memang gue suka menggambar ketika SD dulu.. Hahaha :v

Sekarang udah rada jarang sih, makanya skill-nya yaa segitu2 aja.. Maklumin aja yaa sob :D

Hmm mungkin cukup sekian lha yang mau gue sharing hari ini ke kalian.. Semoga tidak bermanfaat untuk siapa2 yaa tulisannya .. #Eh

Intinya mah, mulai sekarang coba sama2 kita luruskan niat yaa.. Termasuk gue juga ketika buat tulisan ini maupun tulisan yang lain,, Mudah2an kalian semua bisa memetik hikmah2 yang terkandung dalam kisah2 gue.. #Kalo ada :D

Comment | Like | Subscribe.. Dan sampe ketemu lagi di postingan selanjutnyaa~ ;)

Minggu, 26 Oktober 2014

Perang Dingin di Bandung Japan Fest (BJF) 2014

Helloo guys, long time no see you :D
Udah lama gue gak pake gaya bahasa ini.. Kalian semua sehat2 kand?? ;)

Maap ya yang udah pada kangen sama gue.. Kemaren2 gue belum sempet sih mau posting2 kayak gini lagi.. Kesibukan udah rada padet dan tuntutan tugas semakin banyak.. Soo, beberapa postingan terakhir gue bergaya serius semua dan dalam format berita >.< #JanganDitiru

Ehm, kali ini gue mau berbagi pengalaman sedikit tentang hari ini.. Yepz, kalo kalian liat judulnya mungkin udah tau gue mau bahas apa.. Atau kalian gak tau?? Yah.. Gue juga belum tau postingan kali ini mau bahas tentang apa.. #Nahloh

Intinya sih, semuanya dimulai dari tadi pagi, sejak negara api menyerang.. #Eh

Bukan, bukan,, Ini adalah pengalihfungsian agenda yang awalnya mau have fun dan nge-games bareng anak-anak Al-Qolam, menjadi jalan2 ke BJF karena banyak yang gak bisa dan gak seru kalo maen gamenya sendirian.. Huhu :’(

BJF itu apa sih?? Okeh, gue terangin dulu sedikit.. Jadi BJF itu kepanjangan dari Bandung Japan Fest. #YouDontSay!

Ada apa aja di BJF?? Nah, disini ada pameran2 kebudayaan Jepang, komunitas2 tentang jepang, wisata kuliner, suvenir, sampe ke lomba-lomba gituu.. Ramee lhaa pkoknya :D

Lomba?? Seruu Doong?? Iyaa, lombanya teh ada macem2.. Cuma yang tadi gue liat sih ada lomba makan kerupuk, masukin kelereng ke balon, dan lomba cepet2an jadi artis.. #YaEnggakLah!

Hehe, yang bener, ada lomba cosplay, lomba siapa pintar gitu, dan lomba makan es serut. Naah ini bagian yang paling seruu, es seruutt.. :D

Hmm emang gimana tuh kang?? Boleh liat foto-fotonya dulu sebelum masuk ke es seruut??
Boleh sangaat.. Haha :D
Nih beberapa
hasil jepretan cosplay yang tadi gue liat.. :)


Suasana BJF 2014 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung (26/10)

Lika-liku keramaian BJF 2014, Minggu (26/10)

Miniatur Takamichi Nanohana, (26/10)

Miniatur Shinonono Houki, (26/10)

Miniatur Pasukan Gundam (26/10)

Devil Girl, (26/10)

Kakashi Hatake - Versi Dewasa (26/10)

Kakashi Hatake - Versi Remaja (26/10)

Obito (26/10)

Renji Abarai (26/10)
Bima X (26/10)
Kirito (26/10)
Dan sebenernya maasiih banyak lagi karakter2 anime disana yang lagi cosplay.. Bahkan waktu gue mau pulang sempet ngeliat pasukan zirah emas.. (Baca: Saint Seiya) :D

Waah kereen bingits yaa kakak :D ... Ehm, ngomong2 kang Agi kenapa gak ada fotonya disana..?
Eiitss kata siapa gue gak ada?? Gue cuma gak mau terlalu narsis sih.. Huehehe :P
Tapi kalo kalian penasaran, nih foto gue bersama Bima dan Byakuya Kuchiki :D

Byakuya Kuchiki dan Bima-X dalam BJF 2014, (26/10)
Siiipp.. Siipp.. :) Terus, perang dinginnya itu maksudnya apa kakk??
Waah udah penasaran aja yaa.. Okeh, gue jelaskan kembali yaa :D

Jadiii.. Sebenernya tujuan utama kami kesini adalah untuk mengikuti lomba makan es serut yang dilaksanakan secara GRATIISS alias FREEE alias GAK BAYAARR !! :D #MentalAnakKosan #Ngirit #HaveFun

Tapiii.. Disini bagian sedihnya.. Karena gue tadi udah gak kuat, melambaikan tangan ke kamera yang ada di atas, maka dengan berat hati gue pun ijin duluan untuk beristirahat di tempat yang semestinya.. Huhuhu #Kabita #Nyesek #PengenMakanEs

Ilustrasi lomba

Ibu, bagi-bagi esnya bu.. #Jaat #Nyesek #Jones
Yah, anak al-qolam ada dua orang sih yang ikutan.. Gue belum tau itu lomba cepet-cepetan, banyak-banyakan, atau gimana.. Yang jelas nanti kita tunggu aja cerita dari mereka yaa :D

Btw, mungkin itu aja yang mau gue sharing hari ini ke kalian.. Ngomong2 tadi di Sabuga ada tukang soto yang enak lhoo.. Harganya cuma 8 ribu tapi kaldunya ituu.. Emmm,, Maknyus! :D

Kudu wajib nyoba lhaa kalian, cari aja toko yang kayak gini :


Gue lupa tadi gak kenalan sama abang2nya.. Ntar kalo ketemu lagi gue coba tanyain dhe.. Hehe
Recommended lhaa buat kalian semua :D

Hmm, yaudah gitu dulu aja ya.. Sekian dan terima kasih.. Maap kalo ada salah kata..
Comment | Like | Subscribe | Dan sampe ketemu di postingan gue berikutnya :D #Mudah2an :)

PS: Besok gue mau ujian nih, doain semoga gue dapet moodnya buat belajar yaa >.<
See you guys.. Selamat menjalani pekan UTS (Ujian Tidak Serius) ;)