Tampilkan postingan dengan label Writivation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Writivation. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Februari 2016

Event Special Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Indonesia

Event Special Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Indonesia
[Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Indonesia Proudly Present]
/1/
Diskusi Kepenulisan (Dispen) Nonfiksi
bersama: Adrie Noor (Ketua Umum KPKers Indonesia)
Selasa, 16 Februari 2016
Pkl. 21.00 - 22.00 WIB
/2/
Diskusi Kepenulisan (Dispen) Fiksi
bersama: Arnie Sanib (Bidang Pembinaan Fiksi KPKers Indonesia, Penulis Buku "50 Misteri Dunia Menurut Al-Qur'an")
Kamis, 18 Februari 2016
Pkl. 21.00 - 22.00 WIB
/3/
Curhat Kepenulisan (Curlis)
bersama: Gunawan Tri Atmodjo (Penulis, Editor, Cerpenis, Penulis Buku "Sundari Keranjingan Puisi")
Sabtu, 20 Februari 2016
Pkl. 21.00 - 22.00 WIB
Gratis dan Terbuka untuk Umum!
Semua acara bertempat di grup Komunitas Penulis Kreatif (www.facebook.com/groups/komunitaspenuliskreatif)
Yuk agendakan dan ajak teman-temanmu! wink emotikon
Be there guys wink emotikon
CP: 087822143575
Fanpage FB: Komunitas Penulis Kreatif
Twitter: @kpkers_id
Blog: www.kpkers.blogspot.com

Kamis, 28 Januari 2016

Curhat Kepenulisan (Curlis) KPKers bersama Kusnandar Putra

[[ Curhat Kepenulisan (Curlis) KPKers Edisi Spesial ]]

"Bincang Buku: 'Quotes for Muslim' dan 'Semua Tentang Cinta'"


Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Indonesia mengadakan acara Curhat Kepenulisan (Curlis) bersama: Kusnandar Putra (Penulis, Guru, Desainer, CEO Hanin Publishing, Pegiat E-Book, Founder www.penulismuslim.com, Penulis Buku "Quotes for Muslim" dan "Semua Tentang Cinta")

Catat waktu dan tanggalnya yaa! :)
Hari/Tanggal: Sabtu. 30 Januari 2016
Waktu: Pukul 20.00 - 22.00 WIB
Tempat : @Grup FB Komunitas Penulis Kreatif

Dapatkan e-book kepenulisan untuk peserta yang hadir, gratis!! grin emotikon
Sekali lagi, Acara ini tidak dipungut apapun lho dan terbuka untuk umum ;) 
smile emotikon
Yuuk hadir dan ramaikan! :) 

wink emotikon
More Info:
CP : 087822143575
Fanpage FB : Komunitas Penulis Kreatif
Twitter : @kpkers_id

Jumat, 22 Januari 2016

Quiz Berhadiah Novel Afifah Afra

Teh afifah afra sedang berbaik hati nih. Ia akan membagikan beberapa novel terbaiknya hanya dengan menjawab beberapa pertanyaan. Pengen ikutan? Simak info lengkapnya dibawah ini yaa :D

KUIS BERHADIAH

Jawaban pertanyaan ini ada di website www.afifahafra.net ya... silakan meluncur ke sana :)

PERTANYAAN
1. Setiap tanggal berapa Blogger Nasional diperingati?
2. Sebutkan nama 5 pemain di ‪#‎KetikaMasGagahPergi‬ ‪#‎KMGPTheMovie‬!
3. Sebutkan 3 tempat yang menjadi setting novel ‪#‎AkikDanPenghimpunSenja‬!
4. Apa yang kalian ketahui tentang jalan cerita novel ‪#‎NunPadaSebuahCermin‬?
5. Apa itu sindrome FoMO, dan bagaimana trik kalian untuk bisa mengantisipasi?

Jawaban pertanyaan bisa diemail ke yenimulatiafra[art]gmail[dot]com atau bisa via inbox page Afifah Afra.

Bagi yang sudah kirim jawaban, silakan memberitahu di kolom komentar post di pagenya ya :)

DEADLINE
Minggu, 24 Januari 2016, Jam 24.00

HADIAH, akan dipilih 4 pemenang.
Bisa pilih sendiri novel-novel ini, masing2 pemenang dapat 1 novel pilihan plus tambahan buku lain (tambahannya nggak boleh milih, hehe).

#NunPadaSebuahCermin
‪#‎KesturiDanKepodangKuning‬
#AkikDanPenghimpunSenja
‪#‎MeiHwaDanSangPelintasZaman‬

Sumber: Fanpage Afifah Afra

#QuizNovelAfifahAfra #QuizNovelGratis #AfifahAfra #OneDayOnePost #HariKesepuluh #GIPH 

Rabu, 20 Januari 2016

Siapkan Dompet Menyambut Pesta Buku Bandung 2016

Tak terasa tahun 2016 sudah hampir genap satu bulan. Bagi para pecinta buku, tentu saja moment akhir tahun dan awal tahun selalu digunakan untuk berburu buku-buku "Cuci Gudang". Pasalnya, kini buku-buku yang diobral makin berkualitas. Tentu ini menjadi penghematan besar-besaran bagi para pecinta buku -- dan di lain sisi bisa menjadi peningkatan budaya membaca dan pembelian buku bagi masyarakat :)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ikapi Jawa Barat konsisten mengadakan acara-acara pagelaran buku-buku murah selama tiga kali setiap tahunnya. Adapun kali ini, acara pertama akan berlangsung pada tanggal 29 Januari - 4 Februari 2016 dengan nama Pesta Buku Bandung, bertempat di Gd. Landmark, Jl. Braga No. 129, Bandung, Jawa Barat.

Pesta Buku Bandung 2016

Bagiku pribadi, acara tahun ini sebenarnya masih kurang gereget dibandingkan acara-acara sebelumnya. Namun ada satu hari spesial yang bakalan banyak dinanti-nanti orang yaitu pada hari Sabtu, 30 Januari 2016. Pasalnya di hari itu kita akan bertemu banyak sekali sastrawan, penulis, dan tokoh-tokoh lainnya.

Sebut saja: Taufik Ismail (Sastrawan dan Penyair Anti Komunis yang mungkin selama ini hanya kita kenal karyanya di buku-buku tulis dan LKS), kang Abay (Motivasinger) dan kang Arif Rahman Lubis (Penulis Buku "Halaqah Cinta" dan Founder @TeladanRasul), serta ditutup dengan launching buku "Muhammad, Sang Pewaris Hujan" oleh Tasaro GK (Penulis Produktif dan Juru Dongeng dari Gunung Kidul).

Berhubung weekend diriku masih ada jadwal ngajar, jadi sepertinya tidak bisa berharap banyak untuk mengikuti semua acaranya. Huhu.... Namun, semoga masih bisa menyempatkan hadir untuk mengikuti launching buku Tasaro GK -- salah satu penulis favoritku di Bandung. Ya, karya-karyanya sangat memikat hati, terutama buku "Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta" :)

Ahh, tidak sabar rasanya menunggu akhir bulan. Sembilan hari lagi, insya Allah kita akan bertemu disana. Semoga saja ada rezeki juga untuk membawa pulang beberapa buku dari sana ke rumah~

See you ;)

Regards,
@agi_eka

#MariMembaca #BazaarBuku #ObralBuku #BukuMurahMeriah #DiscountUpTo70% #PestaBukuBandung2016 #IkapiJabar #OneDayOnePost #HariKesembilan #GIPH

Senin, 11 Januari 2016

Mari Menulis (Lagi)

Banyak orang yang ingin jadi penulis, tapi sedikit sekali yang action dengan menulis.
Banyak orang yang ingin menerbitkan buku, tapi jarang sekali yang menorehkan idenya dan menulis.

Ya, menulis itu terkadang seperti iman pada manusia. Bentuknya fluktuatif: kadang di atas jika sedang bersemangat, tetapi bisa juga anjlok ke bawah jika sedang tidak ada nafsu dalam menulis. Tidak hanya itu, terkadang ketika kita menulis pun hasilnya beraneka ragam. Kadang bagus (banget) kalau lagi serius, tapi bisa juga ancur lebur ketika diniatkan hanya untuk menyelesaikan tulisan tanpa ada niat atau tujuan tertentu.

Lantas, bagaimana agar istikamah dalam menulis?

Ada banyak cara untuk menjaga komitmen kita, namun salah satu yang paling efektif menurut saya adalah dengan bergabung ke dalam komunitas menulis. Komunitas yang mana? Itu terserah anda. Banyak sekali komunitas menulis di Indonesia, mulai dari Forum Lingkar Pena (FLP), Komunitas Penulis Kreatif (KPKers), Rumah Dunia, UKM Kepenulisan Islami Al-Qolam UPI, dan sebagainya. Pilihlah satu yang anda sukai dan paling dekat dengan lingkungan anda. Itu tips pertama :)

Manfaat dari bergabung dengan komunitas menulis ada banyak sekali. Mulai dari mendapat info-info lomba menulis, mendapat sharing ilmu kepenulisan, dan tentunya mendapat sahabat seperjuangan yang bisa saling menyemangati. Nah untuk para blogger, tentu sudah tidak asing lagi dengan program One Day One Post ?

Banyak sekali yang memulai program ini, saya sendiri juga tidak tahu siapakah yang pertama mencetuskan. Namun, saat ini ada beberapa orang yang ingin membentuk komunitas #OneDayOnePost. Seperti layaknya #OneDayOneJuz, inti utama dari program ini adalah menjaga konsistensi postingan, baik di blog, facebook, atau twitter. Kebetulan, yang baru-baru ini saya ketahui mencetuskan kembali adalah Bang Syaiha. Program ini pun terbuka untuk umum dan bagi segala umur. Tidak pandang usia maupun gender, latar belakang dan sebagainya. Selama berkomitmen dan memiliki keinginan kuat untuk menjalankan program ini, semuanya bisa ikutan :)

Tertarik mengikuti program ini? Silakan kontak Bang Syaiha dengan format: Nama (spasi) Alamat (spasi) Alamat Blog (spasi) Alasan ikut bergabung dalam ODOP, kirim via WA ke 08567930929

Mari Menulis (Lagi) :D

#OneDayOnePost #HariPertama #GIPH

Jumat, 11 Desember 2015

Beli 3 Buku Gratis 4 Buku, Mau?

Akhir tahun telah menjelang. Berbagai program tutup buku dan cuci gudang mulai bergelaran dimana-mana. Termasuk juga di Toko Buku Asma Nadia ini, tempat jual beli buku online dari Asma Nadia Publishing House (ANPH) :)

Cuci Gudang ANPH: Beli 3 Buku Gratis 4 Buku.

Tidak tanggung-tanggung, pada tahun ini ANPH menggelar program Beli "1 Buku Gratis 2 Buku" dan "Beli 3 Buku Gratis 4 Buku". Ya, 6 Buku kita bebas pilih, ditambah bonus 1 buku yaitu: "Humortivasi", buku terbaru keluaran Isa Alamsah, suami dari Asma Nadia :)

Terus gimana cara perhitungannya?

Jadi, nanti dari 6 buku yang kita pilih, akan dihitung tiga harga buku tertinggi, dijumlahkan, dan ditambah ongkos kirim paket 2 kg berdasarkan JNE. Yah, kalau dihitung rata2 paling kita cuma akan menghabiskan gocek sekitar 30rb/buku. Hemat sekali, bukan? :D

Kabar buruknya, persediaan terbatas! Jadi, program ini bisa saja ditutup sewaktu-waktu. Tidak hanya itu, buku2 yang kita mau juga semakin hari semakin menipis persediaannya. So, bagi yang ingin memesan silahkan langsung saja meluncur ke Toko Buku Asma Nadia, Websitenya, Facebook, ataupun kepada para adminnya, salah satunya kang Ardhan Tokoasmanadia ini ;)

Untuk pilihan judul, teman2 bisa mematok dari daftar di bawah ini.

BUKU TERBITAN ASMA NADIA PUBLISHING HOUSE 

BUKU MOTIVASI 
Gara-Gara Indonesia Rp 42,000.00 (Buat motivasi yang bikin bangga jadi bangsa Indonesia) 
101 Dosa Penulis Pemula Rp 58,000.00 (Buku tips kepenulisan paling simple) 
Mengejar-Ngejar Mimpi Rp 56,000.00 (Novel kocak inspiratif karya Dedi Padiku) 
No Excuse! Rp 57,000.00 (Biar tidak ada halangan yang bisa menghambatmu!) 
Think Dinar Rp 57,000.00 (Tips merencanakan masa depan dengan Dinar Emas) 
Absolutely Kribo Rp 35,000.00 (Novel agar anak percaya diri) 
Pergi Haji dengan Rp 100 Rp 20,000.00 (Motivasi haji) 
Ketika Mas Gagah Pergi & Kembali Rp 49,000.00 (Novel fenomenal Helvy Tiana Rosa) 
Mata Ketiga Cinta Rp 27,000.00 (Kumpulan Puisi Helvy Tiana Rosa) 
Humortivasi 49000 

BUKU MOTIVASI MUSLIMAH 
Twitografi Asma Nadia Rp 55,000.00 
 The Jilbab Traveller Rp 58,000.00 
La Tahzan for Hijabers Rp 55,000.00 
 Salon Kepribadian Rp 56,000.00 (:Jangan Jadi Muslimah Nyebelin) 

NOVEL ASMA NADIA 
Pesantren Impian Rp 57,000.00 (Novel Asma Nadia paling misterius kisahnya) 
Surga yang Tak Dirindukan Rp 59,000.00 (Novel yang disusun Asma Nadia selama 6 tahun) 
Assalamu'alaikum, Beijing! Rp 54,000.00 (Novel Asma Nadia paling romantis) 
Aisyah Putri Rp 49,000.00 
Ketika Mas Gagah Pergi Rp 49,000.00 
Cinta diujung sajadah Rp 59,000 
Love Spark In Korea 64500 
Seri Catatan Hati dan Keluarga Catatan Hati Pengantin Rp 59,000.00 (Pegangan praktis suami istri -informatif d an inspiratif) 
Catatan Hati Ibunda Rp 56,000.00 
Catatan Hati yang Cemburu Rp 50,000.00 
Catatan Hati di Setiap Doaku Rp 53,000.00 
New Catatan Hati Seorang Istri Rp 55,000.00 
Jangan Bercerai Bunda Rp 55,000.00 
Sakinah Bersamamu Rp55,000.00 

Seri Buku Anak karya Anak 
Bad Dreams and Hot Chocolate Rp 26,000.00 
Trio Behel Rp 29,000.00 
School Girls Rp 26,000.00 
Best Friend Forever Rp 24,000.00 
Cool School Rp 24,000.00 
Little Miss Perfect Rp 26,000.00 
Mostly Spooky Rp 20,000.00 
My Lovely Roomies Rp 26,000.00

Terkait info pemesanan lainnya, bisa juga menghubungi salah satu kontak di bawah ini.
my.jualio.com/tokoasmanadia
www.facebook.com/groups/tokoasmanadia
Atau SMS/ WA: 0852 1868 3858
Info Jadi Agen Toko Asma Nadia Hub Ronnie 081282210742                     

Bagikan info ini jika anda rasa bermanfaat yaa. Terima kasih ;)

#Promo #CuciGudang #ANPH #ObralAkhirTahun #Beli1Gratis2 #Beli3Gratis4

Sumber 1 dan Sumber 2

Diskusi Kepenulisan (Dispen) Fiksi "Asal Muasal Cerpen"

Dispen Fiksi KPKers "Asal Muasal Cerpen"

“JAS MERAH: Jangan sekali-sekali melupakan sejarah.” (Ir. Soekarno)

Sobat KPKers, jika kita mau merenung sejenak tentu hidup kita ada karena masa lalu. Diri kita sekarang adalah cerminan dari masa lalu yang kita lakukan. Betapa berartinya sebuah sejarah bagi peradaban bangsa. Dari sejarah tersebut, kita dapat belajar dan memperbaiki diri agar dapat menjadi lebih baik kembali untuk ke depannya.

Begitupun dalam dunia tulis menulis. Tidak serta merta semuanya ada. Satu persatu memiliki sejarahnya sendiri. Mulai dari artikel, berita, novel, dan cerpen.

Penasaran bagaimana sejarah mencatat pertama kali cerpen dibuat? :)

Yuuk kita diskusikan bersama malam ini!!

:: Diskusi Kepenulisan (Dispen) Fiksi ::
Tema: “Asal Muasal Cerpen”


bersama : Kinin Budiono (Penulis, Wakil Ketua KPKers Hongkong 2014, Bidang Pembinaan Fiksi KPKers 2015)

Hari/Tanggal: Jumat, 11 Desember 2015
Waktu: Pkl. 21.00 - 22.00 WIB
Tempat: Grup FB Komunitas Penulis Kreatif


Yuuk hadir dan ramaikan yaa. GRATIS dan TERBUKA UNTUK UMUM lhoo :D

Salam pena kreatif! ;)

#Dispen #Fiksi #KPKersIndonesia

Kamis, 10 Desember 2015

Curhat Kepenulisan (Curlis) KPKers "Mengubah Patah Hati Menjadi Prestasi"

Curlis KPKers "Mengubah Patah Hati Menjadi Prestasi"

Pernahkah kalian merasa galau? Diputus cinta, ditinggal asmara, dan berujung pada patah hati terindah?

Ah~, masa muda. Begitu banyak warna warni yang kita rasakan ketika merasakan cinta. Kebanyakan orang lantas merasa gegana (gelisah, galau, merana), namun tak sedikit juga yang justru menjadikannya sebagai pecutan untuk berubah menjadi lebih baik.

Bagi mayoritas penulis, hal ini bahkan menjadi modal dasar untuk berkarya. Kala rindu memasung relung hati terdalam, maka perasaan tersebut kian merasuk dalam tulisan yang kita buat.

Bisakah kita menjadikan patah hati menjadi prestasi?

Temukan jawabannya pada akhir pekan ini!

:: Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Indonesia Proudly Present ::

# Curhat Kepenulisan (Curlis) KPKers #
"Mengubah Patah Hati Menjadi Prestasi"

Bersama : Dwi Suwiknyo (Penulis Buku "Ubah Patah Hati Jadi Prestasi", Founder "Pesantren Penulis", Dosen STIA Alma Ata Yogyakarta, Pemred Penerbit Citra Media Group Yogyakarta)

Hari/Tanggal : Sabtu, 12 Desember 2015
Waktu : Pukul. 20.00 - 21.00 WIB
Tempat : Grup FB "Komunitas Penulis Kreatif"
(www.facebook.com/groups/komunitaspenuliskreatif)

Acara ini gratis dan terbuka untuk umum lho!

Yuuk kita berkumpul bersama dan berkarya, "membunuh" waktu, membuang jauh2 galau, di malam minggu yang berkilau :D

Salam pena kreatif! :D

More Info :
CP : Agi (087822143575)
FB : Komunitas Penulis Kreatif
Twitter : @kpkers_id
Website : www.kpkers.blogspot.com

#Curlis #EdisiSpesial #BidangPembinaan #KPKersIndonesia

Minggu, 19 Juli 2015

Apa yang Harus Saya Tulis?

Mungkin teman-teman sudah tidak asing lagi dengan ungkapan, "Tuliskan apa yang kamu pikirkan (proses menulis) dan pikirkan apa yang kamu tuliskan (proses editing)."

Namun terkadang ada beberapa orang yang bingung tentang karya apa yang harus dibuatnya?

"Ide sudah ada, lantas apakah saya harus membuat sebuah cerpen, puisi, novel, ataukah karya lainnya?" Begitulah pertanyaan yang selalu terngiang-ngiang di kepala seorang penulis mula.

Jawabannya hanya satu: Sesuaikanlah dengan hal yang ingin kamu sampaikan.

Masing-masing karya memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Misalkan cerpen, ia memiliki kekuatan pada latar dan pensuasanaan. Semakin detail sebuah cerpen maka semakin baiklah ia karena akan memberikan gambaran yang kuat kepada pembacanya.

Lain halnya dengan puisi, ia tidak banyak berkata tapi bermain lebih ke diksi (pemilihan kata). Semakin kuat diksi yang dipakai, semakin baiklah ia karena menggambarkan kekuatan "karakter" sang penulisnya.

Jadi kembali lagi, apa yang ingin kamu sampaikan sekarang? Sesuaikanlah hal tersebut dengan media yang akan kamu gunakan. Ketika dua hal tersebut sinkron, niscaya kamu akan lebih mudah dalam membuat suatu karya. Trust me, it works! :D

Selamat berkarya semuanyaa.. Semoga tulisan singkat ini bisa menginspirasi dan mengatasi kegundahan dalam hati kalian yaa ;)

@agi_eka

Rabu, 15 Juli 2015

Tips Meningkatkan Peluang Keberhasilan Karya dalam Event

[Tips Meningkatkan Peluang Keberhasilan Karya dalam Event]

Banyak penulis kerap kali merasa minder saat hendak mengirimkan karyanya.. Kebanyakan dari kita selalu berpikiran seperti ini:

"Ah, kang.. Ini baru karya pertama saya lho.. Emang penerbit ada yang mau nerima ya?"

"Kang, kyknya karya buatan saya masih jelek deh.. Pasti gak bakalan lolos nih klo diikutsertakan di event."

Guys, percayalah sebenarnya ketika itu pikiran kitalah yang sedang mempermainkan diri kita sendiri. Meskipun kita masih pemula, itu karya pertama kita, dan sebagainya, tetaplah semua itu memiliki peluang menang! Yah meskipun sepahit"nya cuma 0,01% pun.. Peluang tetap peluang bukan? XD

Yang membuat peluang kita benar" 0%, adalah ketika kita tidak mengirimkan karya ke suatu
event/penerbit. Hal inilah yang harus benar" kita cermati.

So, untuk penulis pemula, ada beberapa tips agar naskahmu memiliki peluang lolos yang tinggi dalam suatu event atau penerbit.

#1. Perhatikan Persyaratan.
Untuk event, biasanya selalu ada ketentuan khusus. Misalkan tema, panjang naskah, margin, deadline pengumpulan karya, teknis pengiriman, dsb.

Pun demikian untuk penerbitan, berkas" yang perlu disiapkan, tata cara pemasukan naskah, dan hal penting lainnya. Perhatikanlah dengan baik", ikuti aturan main yang ada, mudah-mudahan proses selanjutnya menjadi lancar ;)

#2. Lihat Ideologi Penerbit.
Biasanya, masing" penerbitan memiliki ciri khas tersendiri, baik indie maupun mayor. Contoh: penerbit Bukune banyak mengambil tema humor dan komedi, penerbit Quanta adalah cabang gramedia yang fokus di buku" islami, kemudian Republika, Bentang Pustaka, Plot Point, semuanya memiliki ciri khasnya tersendiri. Silahkan perhatikan baik" ya, jangan sampai salah memasukkan karyamu! :D

Nah klo untuk penerbit indie, biasanya sih korektornya gak banyak *setau saya. Dan event yg d angkat pun kebanyakan bertemakan cinta, religi, dll. Jadi selama point nomor 1 terpenuhi dan dari tema serta bahasa udh ckup rapih dan memenuhi kriteria, niscaya peluang lolos dan menangmu akan semakin tinggi :)

#3. Minta Pendapat Ahli.
Cara ketiga ini bisa cukup efektif untuk para pemula. Pasalnya, sebelum kita mengirimkan karya sebaiknya mintalah kritik dan saran kepada sahabat kita yang memiliki ilmu lebih di bidang kepenulisan. Koreksi"nya dapat menjadi pembelajaran bagi kita dan karya kita pun dapat semakin ditingkatkan kualitasnya. Alhasil, peluang meraih juara pun akan semakin tinggi seiring dengan usaha kita memperbaiki naskah tsb :)

Well, mungkin itu dulu sedikit sharing pagi ini. Bulan baru harus memiliki semangat baru yaa XD
Mumpung lg masa" libur panjang, mgkn bsa dipake untuk ngebuat program menulis juga seperti SMS (Sehari Menulis Sehalaman), ‪#‎OneDayOnePage‬, ‪#‎OneDayOnePost‬, ‪#‎OneDayOnePoem‬, dst.

Mudah"an waktu kita jg bisa lebih produktif yaa dan bulan ini qta bisa menelurkan minimal satu karya ;)

Have a nice day semuanya~
@agi_eka

Minggu, 28 Juni 2015

Tips Mencari Nama Karakter

Seringkali kita dibuat iri oleh para penulis lain. Kok bisa ya mereka mendapatkan nama" yang pas gitu untuk cerita" yang mereka buat?

Misalnya: Delisanya Tere Liye. Siapa yang tidak tahu anak cantik nan imut yang berusaha menghapal bacaan shalat tersebut? Lalu pasangan Fakhri dan Aisyah dari Kang Abik. Pasti semua sudah mengenal cerita fenomenal dari negeri mesir tersebut.

Lantas bagaimanakah rahasia membuat nama karakter yang pas untuk cerita kita? Berikut ada 2 tips untuk kalian yang kebingungan mencari nama karakter tersebut :)

#1. Buatlah nama karakter sesuai penokohan yang kalian inginkan.
Contoh fakhri dan aisyah. Karena Ayat-Ayat Cinta berkisah tentang romantisme islami dengan latar Mesir, maka nama" tersebut memang cocok untuk ceritanya. Tentu, kang Abik pun sudah mempertimbangkan hal itu juga. Coba bayangkan seandainya nama Fakhri diganti dengan Bambang dan Aisyah ditukar dengan Ita. Kayaknya settingnya pun bakal ganti dengan tanah jawa dan judul bukunya menjadi "Ayat Amat Cinta" 😅

Nama karakter bisa dilihat dari latar tempat, misalkan di jepang maka buatlah nama seperti Shinichi, Ayumi, Takashi, dsb. Ketika pindah ke Korea, bisa jadi Kim Joon Un, Lee Min Hee, dst. Silahkan disesuaikan saja dgn kebutuhan :)

Selain itu, kita juga bisa dengan melihat tipikal tokohnya. Misalkan kita mau memunculkan preman atau tokoh action, pilihlah nama" yang agak sangar dan berkarakter seperti John, Max, dll. Silahkan dicoba :)

#2. Pilihlah nama dengan Acak sesuai keinginan.
Sebenarnya dunia ini adalah wahana yg penuh dengan ide. Dimanapun kita berada, disana ide selalu berseliweran untuk kita ambil :)

Bang Tere pernah bercerita bahwa ia tidak pernah pusing hanya untuk mencari sebuah nama karakternya. Beliau tinggal buka situs jejaring sosial seperti facebook, pilih menu beranda, dan tinggal searching nama yang kira" cocok utk karakter yang mau kita buat.

Psst, dalam salah satu novel bang Tere ada karakter yang bernama Bambang lho. Katanya sih, karakter itu terinspirasi dari bapak presiden kita yang lalu. Mungkin klo sekarang bang Tere mau buat cerita lagi, nama tokoh utamanya bisa jadi Joko atau Yusuf. Hihi ;)

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat~ :)

@agi_eka

Sabtu, 27 Juni 2015

Bermain Diksi dalam Puisi

Sahabat sastra, terkadang ketika kita ingin menuliskan sebuah karya, kita selalu bingung kata" apa yang harus saya tuliskan. Terlebih lagi dalam membuat puisi karena diksi adalah jantungnya puisi.

Apa itu diksi? Diksi artinya "pilihan kata". Mksudnya ketika kita menuliskan puisi, kita perlu memakai diksi" yang kuat dalam karya kita. Hal ini juga bertujuan agar puisi kita memiliki "ruh" dlm pembuatannya.

Contoh:
#1. Kata-kata itu seperti "pisau" yang "mengiris hatiku."
#2. Kata-kata itu seperti "belati" yang "membelah dadaku."

Efek pisau diganti dengan belati seakan menambahkan unsur yang lebih kuat ketimbang hanya memakai kata pisau. Ada semacam "kekuatan" dalam kata"nya dan inilah yang penting dalam membuat puisi.

Begitu pun dengan kata mengiris dan membelah. Tentu kita dapat membayangkan apa beda dan dampaknya ketika hal tersebut benar" terjadi. Mengiris mungkin hanya menimbulkan luka kecil, namun membelah dapat diartikan merobek sesuatu dengan skala yang lebih besar.

Lantas, gimana cara kita menggunakan diksi" yang kuat sementara kamus bahasa kita terbatas?
Nah, jangan khawatir. Penikmat sastra biasanya sudah kenal dengan yang namanya: Tesaurus.

"Apa itu tesaurus? Temennya dinosaurus, kang?"

Bukan! Haha.. Tesaurus itu adalah sebuah buku yang memuat padanan kata" yang memiliki makna yang sama namun diksi yang berbeda. Mungkin teman" yg punya telepon pintar (baca: smartphone) juga bisa mencari dan menginstallnya via google play dengan keyword: Tesaurus Bahasa Indonesia. Karena Tesaurus itu ada banyak, dan mayoritas justru langsung ketemu Tesaurus Bahasa Inggris sih menurut pengalaman saya.

Namun, yang ingin softfile e-book na, blh bubuhkan email kalian dan insya Allah nanti saya kirim datanya sesegera mungkin. Kapan lagi berbuat baik kepada sesama sastrawan? Mumpung lagi bulan Ramadhan juga #Eh.. Hehe ;)

Selamat berpuisi dan bermain diksi semuanya… Have a nice day~ :)
 
@agi_eka

Sabtu, 20 Juni 2015

2 Mitos dalam Menulis

Pada saat kita menulis, selalu ada saja alasan" kita utk menunda menulis. Entah itu karena kesibukan, aktivitas, dan sebagainya. Berbagai alasan tersebut dengan mudah kita nobatkan sebagai "Writer's Block." Berawal dari sana, timbullah anggapan" dan mitos dalam menulis. Berikut 2 mitos yang paling sering saya dengar.

#1. Saya gak punya waktu untuk nulis, kang!
Alasan ini berawal dari kesibukan dan padatnya aktivitas kita sehari". Pagi sekolah/kuliah, siangnya kerja kelompok, sore rapat, malem kecapekan, terus ketiduran. "Waktu nulis saya abis kang karena berbagai aktivitas tersebut!" Begitu curhatan mereka kepada saya.

Okeh, saya gak bakal mempermasalahkan aktivitas" apa saja yang kalian ambil. Karena saya yakin, berbagai aktivitas tersebut pasti untuk kebaikan juga. Namun, yang saya minta hanyalah: Ubah paradigmamu!

Kita gak nulis sebenarnya karena bukan gak bisa, tapi Gak Mau! Gak mau berusaha nyari ide, gak mau berusaha belajar nulis, dan juga gak mau meluangkan waktu untuk nulis.

So, dari sekarang ubahlah paradigma kalian.

Bukan "Menulislah di Waktu Luang" Tapi "Luangkanlah waktu untuk Menulis."

Niscaya kalian gak bakal kehabisan waktu untuk menulis :)

#2. Saya belum mood untuk nulis, kang!
Menulis seringkali disandingkan dengan mood. Karena gak mood, kita gak jadi nulis. Karena moodnya belum bagus, akhirnya tulisan kita jelek. Salahkah?

Sebelumnya saya tanya dulu, apa diantara kalian ada yang pernah mendengar tentang "The Power of Kepepet?"

Ketika ada tugas yang harus dikumpulin besok, akhirnya kita begadang ngerjain ntu tugas sampe beres. Padahal tugas itu udh 2 minggu lamanya dianggurin. Dan nyatanya malem itu akhirnya tugasnya selesai juga. Dengan hasil yang beragam tentunya.

Pas ada DL event puisi/cerpen, malemnya kita langsung ngebut bikin karya karena kita pengen ikutan lomba tersebut. Alhasil puisi/cerpen kita pun jadi dalam waktu singkat. Beberapa mendapat penghargaan, menjadi pemenang, dan lolos karyanya untuk dibukukan. Sementara yang lain mendapat sebaliknya.

Apakah dua hal tersebut membutuhkan mood? Jawabannya: Tidak!

Sebenarnya kita hanya butuh azzam atau tekad yang kuat dalam mengerjakan sesuatu. Sama halnya kayak mitos sebelumnya. Jika kita belum punya tekad yang kuat untuk menulis, maka sebuah alasan kecil selalu bisa dibesar"kan.

Maka tips dari saya, perbaiki kembali niat kita dalam menulis, yakinkan dalam hati bahwa kita bisa dan mau untuk menjadi penulis, dan bulatkanlah tekadmu untuk membuat suatu karya yang bermanfaat bagi pembacanya.

Dengan begitu, 2 mitos di atas insya Allah bisa diatasi ;)
Semoga bermanfaat.. Dan selamat malam semuanyaa ^_^

Bandung, 20 Juni 2015
@agi_eka

Senin, 15 Juni 2015

5 Cara Menjadi Penulis

Jadi begini ceritanya. Beberapa hari yang lalu gue sempet tergabung di grup WA "Sastra Online". Jadi, grup ini bertujuan mengumpulkan penulis" untuk sharing seputar kepenulisan. Kalau grup FB mungkin sudah terlalu mainstream ya? Makanya belakangan ini mulai banyak bermunculan grup" lain, mulai dari BBM, Line, hingga ke WA dan media sosial lainnya. Nah, disini gue mau sedikit sharing tentang grup yang baru saja gue masuki :)

Grup WA "Sastra Online" :)

Pertama, admin grup ini bernama Irma Dewi Meilinda, S.Kom. Beliau kala itu adalah admin website, grup fb, fanpage, line, dan WA dari "Sastra Online". Setelah kemarin berbincang sedikit, gue juga baru menyadari bahwa kita berasal dari satu daerah yang sama: Lampung. XD

Yang bikin gue sedikit kaget juga bahwa beliau ternyata lulusan dari perguruan tinggi Teknokrat. Tempat dulu gue sering ikut Bunkasai, festival kebudayaan Jepang gitu. Biasanya sih gue ikut" ngeramein buat nemenin temen gue di bagian Cosplay-nya aja. Maklum, sama" anime lover soalnya.. Huehehe XP

Kembali ke topik, jadi ceritanya sekitar 2 hari yang lalu tepatnya tanggal 13 Juni 2015. Teh Irma sedang merasakan kurang sehat sehingga tidak bisa mengisi materi di grup Sastra Online ini. Gue yang baru saja masuk sehari yang lalu, tiba" saja ditunjuk menjadi pemateri dadakan! Jujur, gue juga bingung mau nyampein apa, tapi setelah ditimbang", sepertinya anak"nya juga masih pada baru. So, gue coba menyampaikan 5 Cara untuk Menjadi Seorang Penulis :D

Semua orang pasti bertanya-tanya ya, baik di workshop, kelas menulis, dan tempat lainnya. "Kak, gimana sih caranya untuk menjadi seorang penulis?"

Nah, salah satu pemateri yang gue ikuti ketika itu, akhirnya memaparkan 5 cara menjadi penulis. Beliau dikenal dengan nama: Fatih Zam. Seorang jurnalis di Harian Umum Pikiran Rakyat dan juga Penulis Novel "Perjalanan Mengalahkan Waktu" (Mizan, 2014).

5 Kiat tersebut dipaparkan dalam poin-poin sebagai berikut.

1) Milikilah Niat dan Komitmen untuk Menjadi Seorang Penulis.
Sebelum kita melakukan sesuatu, tentu hal yang harus kita miliki adalah sebuah niat dan komitmen yang kuat. Hadits mengatakan "Innamal a'malu binniat." Sesungguhnya setiap perbuatan itu bergantung pada niatnya. Dalam menulis pun sama, temukanlah terlebih dahulu alasan. "Untuk apa kita menulis?"

Kalau tujuan kita sudah baik, maka insya Allah jalan menuju impian tersebut akan terbuka lebar untuk kita. Sedikit demi sedikit, Allah akan menunjukkan kepada kita cara-cara meraih impian kita tersebut. Trust Me, It Works. #BukanIklan :P

2) Bergabunglah dengan Komunitas Menulis.
Hal ini penting lho, guys. Ketika semangat menulis kita turun, yang kita butuhkan adalah teman yang dapat membantu kita untuk bangkit kembali. Saling mengomentari hasil tulisan, sharing pengalaman, dan juga hal lainnya, itu semua bisa meningkatkan kualitas dan kemampuan kita dalam menulis. Organisasi maupun komunitas menulis kan sudah banyak, mulai dari FLP, grup sastra, Forum Aktif Menulis (FAM), dan termasuk UKM Kepenulisan Islami Al-Qolam UPI. Bergabunglah dengan salah satunya, niscaya kamu akan menemukan teman" seperjuangan yang siap membantumu untuk menjadi seorang penulis :)

3) Bertemulah dengan Penulis.
Dengan berbagi pengalaman dari penulis secara langsung, biasanya kita pun akan termotivasi untuk menulis. Hal" yang menjadi uneg" kita, permasalahan kita dalam menulis, writer's block, dan hal lainnya, semua bisa kita tanyakan kepada beliau. Setidaknya beliau telah mengalami hal-hal tersebut lebih dahulu daripada kita. Pengalaman" beliau yang berharga setidaknya bisa kita ambil hikmah dan ilmunya. Dengan bertemu penulis, kita menjadi selangkah lebih dekat menuju impian kita menjadi seorang penulis :)

4) Ikutilah Workshop atau Seminar Kepenulisan.
Pelatihan menulis itu penting lho. Meskipun praktik menulis biasanya dilakukan di luar pelatihan tersebut, setidaknya kita bisa mendapatkan teman" baru, memperoleh ilmu" baru, membuka link dan jaringan kepenulisan dengan berbagai daerah, serta kita pun akan menyadari bahwa perjuangan kita menjadi seorang penulis ternyata tidak seorang diri. Banyak teman" kita di luar sana yang juga hobi menulis dan kita pun bisa mengambil berbagai pembelajaran baru dari seminar atau pelatihan tersebut. Milikilah juga penulis favorit, ikuti seminarnya, mudah"an kita bisa mengikuti jejak keberhasilan beliau suatu hari nanti :)

5) Menikah dengan Penulis.
Ketika 4 cara sebelumnya belum juga berhasil menjadikanmu seorang penulis, maka cara terakhir ini pasti mujarab. Cara tersebut yaitu: Menikah dengan Penulis :D

Dengan menikahi penulis, kamu akan diajari secara khusus oleh pasanganmu tentang ilmu" kepenulisan. Dan mau tidak mau, cepat ataupun lambat, kamu pun akan mengikuti jejaknya untuk menjadi seoarang penulis. Seperti Tias Tatanka, Asma Nadia, dan lainnya. Mereka semua memiliki suami seorang penulis dan kedua sama" handal dalam menulis, lho :D

Gak percaya? Tias Tatanka punya Gol A Gong (Penulis Buku Fenomenal "Balada Si Roy"), Asma Nadia punya Isa Alamsyah (Penulis buku best seller "101 Dosa Penulis Pemula" dan "No Excuse), sementara Aku? Aku punya kamu~ #Eaa #GombalGembel

Nah, itulah mungkin 5 tips untuk menjadi seorang penulis yang gue rangkum. Mudah"an 5 cara ini dapat bermanfaat dan menjadikanmu termotivasi untuk menjadi seorang penulis yaa :)

Pada dasarnya menjadi penulis itu mudah kok. Tinggal ambil penamu, tuangkan tintamu, dan tuliskan ceritamu. Maka saat itu juga, kamu sudah bisa disebut seorang penulis, lho! :D

So, dari sekarang.. Yuk temukan passionmu dan jadilah seorang penulis yang ahli di bidang tersebut. Kalau kamu suka novel, maka jadilah penulis novel. Kamu suka mendengar puisi? Kenapa tidak mendalami ilmu tentang puisi? Dan jika kamu senang membaca berita, cobalah sesekali kamu yang menulis berita :)

Dunia kepenulisan itu luas, guys. Semoga suatu saat kita bisa bertemu dan sharing tentang kepenulisan dimanapun kita berada ya.. Tidak ada alasan untuk mengatakan sulit menjadi seorang penulis. Yang ada hanyalah tekad kita yang belum kuat dalam meniti jalan kesana.

"Jika ada kemauan, maka akan ada 1000 upaya disana. Tapi jika tidak ada kemauan, maka 1000 alasanlah yang akan mengikutimu. No Excuse!!"

Selamat malam dan selamat beristirahat semuanya~ ;)

@agi_eka