Assalamualaikum wr.wb :-)
Jika kita perhatikan, sebenarnya anak-anak itu sangat kreatif. Mereka sangat menerapkan prinsip tak ada rotan, akarpun jadi. Ketika tak ada kertas, tembok pun dapat dijadikan media untuk menulis sesuatu. Saat tak ada bola sepak, bahkan bola kasti pun bisa dijadikan untuk bermain sepak bola. Termasuk dalam membuat lagu.
Saking kreatifnya anak-anak sekarang (atau mungkin sejak anak-anak pada zaman dahulu?), mereka bisa membuat bermacam jenis lagu berdasarkan kata-kata yang mereka ketahui. Dari yang artinya memang baik, sampai yang tidak baik. Jika hal ini tidak ditindaklanjuti oleh guru, mungkin hal ini bisa berdampak baik dari segi sifat, perkataan, perbuatan sampai ke kepribadian sang anak.
Salah satu contoh lagu yang diciptakan oleh anak kecil gue alami sendiri saat gue duduk di kelas 5 SD. Entah siapa yang ngebuat sih, begitu sadar lagu ini selalu melekat di otak gue. Kalian tau lagunya caffein yang judulnya "Hidupku kan damaikan hatimu" kan? Nah.. lagu ini di adopsi dari lagu tersebut..
Sabtu, 12 Mei 2012
Menunggu Waktu
Beuh, akhirnya kembali lagi di depan komputer ini..
Setelah semalaman mabit (baca: malam bina iman dan takwa), rapat mendadak dan menjadi PJ Sekretaris untuk acara Saresehan serta mendapatkan beberapa fans baru (sebut saja mereka Agi Lovers.. hahaha :D) sampai pagi-pagi tadi menjadi pengaman di acara penutupan program tutorial.. Satu kata buat hari ini: Mantab! :D
Jadwal hari ini tinggal jaga warnet sampe jam 8 (mataku.. semoga kamu masih kuat untuk melek), jam 3 rapat untuk ultah BSDC besok (yang anggota KOPMA dateng yaa ke HUT BSDC yang pertama!), dan sepertinya persiapan untuk jadi MC di acara tersebut akan dimulai dari sekarang.. Gue cuma berharap, mudah"n mah gue gak garing besok di depan audience.. >,<
Sambil diiringi lagu Abdul & The Coffe Theory yang bersenandung "Aku sukaa.. semuanya tentang kamu", gue mencoba merekap apa yang udah gue dapetin hari ini..
Malam-malam.. Mungkin gue cuma dapet tadarus qur'an 1 juz,,
Pagi-pagi.. Capek dan juga pengalaman baru jadi keamanan di suatu acara (tumben-tumbennya lho badan kerempeng kayak gini disegani dan ditakuti anak-anak setempat "D)
Tapi ada satu hal berharga yang gue dapetin hari ini.. yaitu: Arti dari Menunggu.
Setelah semalaman mabit (baca: malam bina iman dan takwa), rapat mendadak dan menjadi PJ Sekretaris untuk acara Saresehan serta mendapatkan beberapa fans baru (sebut saja mereka Agi Lovers.. hahaha :D) sampai pagi-pagi tadi menjadi pengaman di acara penutupan program tutorial.. Satu kata buat hari ini: Mantab! :D
Jadwal hari ini tinggal jaga warnet sampe jam 8 (mataku.. semoga kamu masih kuat untuk melek), jam 3 rapat untuk ultah BSDC besok (yang anggota KOPMA dateng yaa ke HUT BSDC yang pertama!), dan sepertinya persiapan untuk jadi MC di acara tersebut akan dimulai dari sekarang.. Gue cuma berharap, mudah"n mah gue gak garing besok di depan audience.. >,<
Sambil diiringi lagu Abdul & The Coffe Theory yang bersenandung "Aku sukaa.. semuanya tentang kamu", gue mencoba merekap apa yang udah gue dapetin hari ini..
Malam-malam.. Mungkin gue cuma dapet tadarus qur'an 1 juz,,
Pagi-pagi.. Capek dan juga pengalaman baru jadi keamanan di suatu acara (tumben-tumbennya lho badan kerempeng kayak gini disegani dan ditakuti anak-anak setempat "D)
Tapi ada satu hal berharga yang gue dapetin hari ini.. yaitu: Arti dari Menunggu.
Kamis, 10 Mei 2012
Mari Belajar Jadi Detektif !! :-)
Jum'at, 11 Mei 2012, John ditemukan terbunuh di kosannya, Jl. Geger Arum. Tim forensik memperkirakan waktu kematian antara jam 11.10 - 11.30 malam.
Polisi menyatakan ada 4 orang tersangka yaitu Farhan, Dini, Alfi dan Mpit.
Ketika diinterogasi mereka masing-masing memberikan 4 alibi.
Farhan : Saya tidak membunuhnya. Mpit yang melakukannya. Mpit pacarnya John. Dini dan Saya sedang menonton TV bersama dari jam 10.10 sampai 12.30 malam.
Dini : Saya tidak bersalah. Farhan dan saya sedang menonton TV bersama pada saat pembunuhan. Mpit pacarnya John. Saya melihat Mpit berbicara dengan John jam 9.30 malam sebelum pembunuhan.
Alfi : Saya tidak bersalah. Mpit memang pacarnya John, tapi Farhan pembunuhnya. Saya melihat Mpit meninggalkan rumah jam 10.00 malam.
Mpit : Saya tidak membunuh John. Saya juga bukan pacar John. Saya berada di Subang selama malam pembunuhan. Dini lah pembunuhnya.
Tim interogasi menyatakan alat lie detector mereka tidak bisa bekerja sempurna. Mereka hanya bisa memastikan bahwa masing-masing tersangka mengucapkan 2 kalimat bohong dan 2 kalimat jujur. Lalu siapakah pembunuh John?
A. Farhan
B. Dini
C. Alfi
D. Mpit
E. Bukan dari mereka
* Note : cerita ini hanyalah fiktif belaka, kesamaan nama tokoh bukanlah unsur kesengajaan. Mohon jangan marah yaa. Jawab tuh, yang bisa !! :D
Polisi menyatakan ada 4 orang tersangka yaitu Farhan, Dini, Alfi dan Mpit.
Ketika diinterogasi mereka masing-masing memberikan 4 alibi.
Farhan : Saya tidak membunuhnya. Mpit yang melakukannya. Mpit pacarnya John. Dini dan Saya sedang menonton TV bersama dari jam 10.10 sampai 12.30 malam.
Dini : Saya tidak bersalah. Farhan dan saya sedang menonton TV bersama pada saat pembunuhan. Mpit pacarnya John. Saya melihat Mpit berbicara dengan John jam 9.30 malam sebelum pembunuhan.
Alfi : Saya tidak bersalah. Mpit memang pacarnya John, tapi Farhan pembunuhnya. Saya melihat Mpit meninggalkan rumah jam 10.00 malam.
Mpit : Saya tidak membunuh John. Saya juga bukan pacar John. Saya berada di Subang selama malam pembunuhan. Dini lah pembunuhnya.
Tim interogasi menyatakan alat lie detector mereka tidak bisa bekerja sempurna. Mereka hanya bisa memastikan bahwa masing-masing tersangka mengucapkan 2 kalimat bohong dan 2 kalimat jujur. Lalu siapakah pembunuh John?
A. FarhanB. Dini
C. Alfi
D. Mpit
E. Bukan dari mereka
* Note : cerita ini hanyalah fiktif belaka, kesamaan nama tokoh bukanlah unsur kesengajaan. Mohon jangan marah yaa. Jawab tuh, yang bisa !! :D
Antara Si Lalat dan Si Sawang
Semalam sekitar pukul 20.00, gue baru aja sampe di kosan tercinta.. #fuihh
Setelah beristirahat sejenak, gue nyalain dispenser dan bersiap menyeduh segelas Energen untuk mengganjal perut (maklum lagi miskin nih...)
Tiba-tiba saja ada bunyi yang tidak asing lagi..
*nguuuuiiinnnggg....*
Gue tengok kiri dan kanan, suara apaan ya?
Dan suara itupun makin jelas..
*nguuuuiiinnnggg....*
Plek! Binatang itu berhenti di samping gelas gue... Dan kalian pasti sudah kenal dengan binatang ini..
Yep, dengan nama ilmiah Cyclorrapha diptera (Bener kagak ya?), binatang ini disebut dengan "Lalaaaaat!" #a-nya satu aja ya.. hehe
Spontan gue langsung menutup gelas energen gue.. #gak mau rugi
Dan beberapa saat kemudian lalat itupun terbang dan pergi entah kemana.. Tapi dari kejauhan masih terdengar suaranya.. Guepun gak memperdulikannya lagi, yang penting mah tuh lalat gak balik lagi aja ke energen gue... huehehehe *tega*
Tiba-tiba saja ada suara kayak tipi ngadet gitu..
*ngguing,, guingg,, nggguunng,,, bzzzt... bzzzztt...bzzzzttt*
Gue pun penasaran dan gue coba intip sumber suaranya.. Ternyata tuh lalet nyangkup di sarang sawang! Yep, sawang.. Berdasarkan penjelasan ibu gue sih gitu namanya.. Jadi sawang itu sejenis laba-laba tapi bukan laba-laba (jadi apa dong!?)
Yah kalo sepengertian gue mereka itu mungkin masih sahabatan, sodaraan, sepupuan, dan se-se yang lainnya.. Hanya saja kalo sawang ini badannya lebih kecil, dengan kaki yang lebih panjang dan tinggalnya di sudut-sudut kamar #yang punya kamar langsung cek ya!
Lalu gue melihat kembali, si sawang ini mendekati si lalat yang tergolek lemas meronta-ronta dari jaring laba-labanya.. Mungkin kalo mereka bisa ngomong bakalan kayak gini:
#Di Sudut kamar
Si Lalat : Tolooong, tooloooong,, Mamaaaa... Akuu mau pulaaaang..
Si Sawang : Huehehehe.. Mampus lu sekarang... Nyum Nyum Nyum...
Si Lalat : Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkk.........
Gue melihat kejadian itu.. Diem... Diem... Gue kentut *ya nggak lha!*
Dan gue baru tahu, ternyata prosesnya itu berlangsung cukup lama juga.. Selama beberapa proses, Si Sawangnya ternyata butuh beristirahat juga.. Jadi yang gue liat semalem sih ini kronologisnya..
1) Si Lalat kejebak di sarang Si Sawang
2) Si Sawang mendekati Si Lalat dan melakukan sesuatu (Mungkin di suntik sama racunnya) #cus cus cus
3) Si Sawang mulai melilit Si Lalat dengan benangnya
4) Si Lalat masih berontak
5) Si Sawang nyuntik Si Lalat lagi #cus cus cus
6) Si Lalat capek dan gak bergerak
7) Si Sawang membawa Si Lalat ke tempat lain yang lebih tertutup #malu diliatin kali ya?
8) Si Sawang menyuntik Si Lalat kembali #cus cus cus
9) Si Lalat diem.. #udah mati kali ya?
10) Gue pergi.. #bosen
Jadi... apa hikmah dari cerita di atas??
#1. Si Lalat mati dimakan sama Si Sawang
Yah anak kecil juga tau kalo cuma itu mah.. -,-"
#2. Yang Besar bisa Kalah oleh yang Kecil
Yep, dengan strategi yang cermat, langkah yang cerdik, bahkan ukuran tubuh tidak mempengaruhi.. Sehebat apapun kita, secepat apapun kita, kalo misalnya kepleset kulit pisang ya tetep aja jatoh dan sakit.. #kecuali mungkin kalo dia turunan gatot kaca *otot kawat tulang besi*
#3. Proses itu jauh lebih penting daripada Hasil
Nah, kita lihat disini.. Betapa sabar si Sawang nungguin tangkepan serangga yang bakal mampir ke rumahnya.. Terkadang rumahnya bahkan di bersihin, ditimpuk2 pake sapu, dan dia terpaksa buat baru lagi di tempat lain.. Dan ketika udah dapet pun dia gak langsung telen bulet-bulet tuh serangga.. Tapi dirapiin dulu, di bungkus pake benangnya, dan dihikmati serta dinikmati.. Bahkan makhluk sekecil itupun mempunyai rasa kerapian dan keindahan yang tinggi. Masa kita yang udah jelas-jelas bisa berfikir dan mempunyai berbagai kelebihan daripada Si Sawang kalah??
Sahabatku, begitu banyak keajaiban di dunia ini.. Tergantung bagaimana sudut pandang kita dalam memahami dan melihatnya, maka kita bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut dan sebagai pelajaran dan introspeksi diri kembali bahwa diri ini sebenarnya sangat 'kecil' sekali di banding Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, yaitu Allah SWT #Buat Bahan Renungan
Setelah beristirahat sejenak, gue nyalain dispenser dan bersiap menyeduh segelas Energen untuk mengganjal perut (maklum lagi miskin nih...)
Tiba-tiba saja ada bunyi yang tidak asing lagi..
*nguuuuiiinnnggg....*
Gue tengok kiri dan kanan, suara apaan ya?
Dan suara itupun makin jelas..
*nguuuuiiinnnggg....*
Plek! Binatang itu berhenti di samping gelas gue... Dan kalian pasti sudah kenal dengan binatang ini..
Yep, dengan nama ilmiah Cyclorrapha diptera (Bener kagak ya?), binatang ini disebut dengan "Lalaaaaat!" #a-nya satu aja ya.. hehe
![]() |
| Si Lalat |
Spontan gue langsung menutup gelas energen gue.. #gak mau rugi
Dan beberapa saat kemudian lalat itupun terbang dan pergi entah kemana.. Tapi dari kejauhan masih terdengar suaranya.. Guepun gak memperdulikannya lagi, yang penting mah tuh lalat gak balik lagi aja ke energen gue... huehehehe *tega*
Tiba-tiba saja ada suara kayak tipi ngadet gitu..
*ngguing,, guingg,, nggguunng,,, bzzzt... bzzzztt...bzzzzttt*
Gue pun penasaran dan gue coba intip sumber suaranya.. Ternyata tuh lalet nyangkup di sarang sawang! Yep, sawang.. Berdasarkan penjelasan ibu gue sih gitu namanya.. Jadi sawang itu sejenis laba-laba tapi bukan laba-laba (jadi apa dong!?)
Yah kalo sepengertian gue mereka itu mungkin masih sahabatan, sodaraan, sepupuan, dan se-se yang lainnya.. Hanya saja kalo sawang ini badannya lebih kecil, dengan kaki yang lebih panjang dan tinggalnya di sudut-sudut kamar #yang punya kamar langsung cek ya!
![]() |
| Si Sawang |
Lalu gue melihat kembali, si sawang ini mendekati si lalat yang tergolek lemas meronta-ronta dari jaring laba-labanya.. Mungkin kalo mereka bisa ngomong bakalan kayak gini:
#Di Sudut kamar
Si Lalat : Tolooong, tooloooong,, Mamaaaa... Akuu mau pulaaaang..
Si Sawang : Huehehehe.. Mampus lu sekarang... Nyum Nyum Nyum...
Si Lalat : Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkk.........
| Adegan perkosaan Si Sawang dan Si Lalat |
Gue melihat kejadian itu.. Diem... Diem... Gue kentut *ya nggak lha!*
Dan gue baru tahu, ternyata prosesnya itu berlangsung cukup lama juga.. Selama beberapa proses, Si Sawangnya ternyata butuh beristirahat juga.. Jadi yang gue liat semalem sih ini kronologisnya..
1) Si Lalat kejebak di sarang Si Sawang
2) Si Sawang mendekati Si Lalat dan melakukan sesuatu (Mungkin di suntik sama racunnya) #cus cus cus
3) Si Sawang mulai melilit Si Lalat dengan benangnya
4) Si Lalat masih berontak
5) Si Sawang nyuntik Si Lalat lagi #cus cus cus
6) Si Lalat capek dan gak bergerak
7) Si Sawang membawa Si Lalat ke tempat lain yang lebih tertutup #malu diliatin kali ya?
8) Si Sawang menyuntik Si Lalat kembali #cus cus cus
9) Si Lalat diem.. #udah mati kali ya?
10) Gue pergi.. #bosen
![]() |
| TKP Terakhir |
Jadi... apa hikmah dari cerita di atas??
#1. Si Lalat mati dimakan sama Si Sawang
Yah anak kecil juga tau kalo cuma itu mah.. -,-"
#2. Yang Besar bisa Kalah oleh yang Kecil
Yep, dengan strategi yang cermat, langkah yang cerdik, bahkan ukuran tubuh tidak mempengaruhi.. Sehebat apapun kita, secepat apapun kita, kalo misalnya kepleset kulit pisang ya tetep aja jatoh dan sakit.. #kecuali mungkin kalo dia turunan gatot kaca *otot kawat tulang besi*
#3. Proses itu jauh lebih penting daripada Hasil
Nah, kita lihat disini.. Betapa sabar si Sawang nungguin tangkepan serangga yang bakal mampir ke rumahnya.. Terkadang rumahnya bahkan di bersihin, ditimpuk2 pake sapu, dan dia terpaksa buat baru lagi di tempat lain.. Dan ketika udah dapet pun dia gak langsung telen bulet-bulet tuh serangga.. Tapi dirapiin dulu, di bungkus pake benangnya, dan dihikmati serta dinikmati.. Bahkan makhluk sekecil itupun mempunyai rasa kerapian dan keindahan yang tinggi. Masa kita yang udah jelas-jelas bisa berfikir dan mempunyai berbagai kelebihan daripada Si Sawang kalah??
Sahabatku, begitu banyak keajaiban di dunia ini.. Tergantung bagaimana sudut pandang kita dalam memahami dan melihatnya, maka kita bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut dan sebagai pelajaran dan introspeksi diri kembali bahwa diri ini sebenarnya sangat 'kecil' sekali di banding Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, yaitu Allah SWT #Buat Bahan Renungan
AnDiLau (Antara Dilema dan gaLau)
Entah kenapa ya.. minggu ini semangat gue tiba-tiba berkurang,, bahkan hampir menghilang #curcol
Pergi kuliah itu... rasanya beraaat banget...
Mau ngangkat tangan,, jatoh lagi..
Gerakin kaki,, diem lagi..
Bangun tidur,, nguap lagi.. *ya iyalah*
Dan akhirnya gue terdiam.. terpuruk menatap langit-langit kamar sendirian.. dan berfikir tentang apa yang sudah gue alami seminggu ini.. Mengikuti pengukuhan binder, di banting keras fisiknya (bukan, bukan dibanting kayak orang lagi tanding judo ya), mandi lumpur (emang cuma mandi susu aja yang boleh?), bercerita-cerita dengan aa' dera sambil menatap bintang, bulan, dan kegelapan malam di Bandung (andai yang bisa gue ajak kayak gini adalah cewe gue.. hahaha #ngimpi).. Begitu banyak rasanya yang berlalu minggu ini..
Begitu sadar gue sedang berada di kelas Kalkulus-1. Bersama dengan Bu Encum, dan pengikut setianya Pak Imam dan... Ibu dosen satunya? (lupa namanya,, punten ya bu!). Terlihat teman-temanku sedang jenuh menatap kosong papan tulis hijau di depan kami.. seakan berfikir "bu masih lama ya pulangnya? udah laper nhe..." . Dan waktupun berjalan begitu lambat di kelas Kalkulus ini... #seperti biasanya
Di akhir pelajaran Bu Encum bilang kepada kami semua.. "Jangan lupa ya nanti 2 minggu lagi kita Tes Unit 2". Dalem hati gue "Buset dah Bu... Udah Tes Unit 2 lagi??" . Dalam pengertian kalian, Tes Unit 2 Kalkulus kali ini merupakan UAS di tempat lain.. hanya saja bahasanya lebih 'halus'. Dan tanpa gue sadari.. Ternyata sudah hampir 1 semester lagi gue jalanin di Bandung..
Saat mengetik postingan ini, gue berfikir,, Apa aja yang udah gue dapetin selama di Bandung ini? Apa gue udah bisa disebut 'berhasil' ? Apa gue udah bisa membuat 'Bangga' ortu gue? Atau jangan-jangan sebaliknya.. Gue disini cuma nambahin beban mereka, gak ada hasil dan cuma buang-buang duit aja??
Lalu terlintas kata-kata di atas.. Andilau = Antara Dilema dan Galau.
Gue berfikir.. Mungkin ini yang gue rasain saat ini.
2 hari gak kuliah, diem aja di kosan, lumayan membuat jenuh, tapi fikiran fresh dan bisa ngebuat badan lumayan seger lagi karena full istirahat.. tapi tetep aja... LAPER MAS BROO !! >,<
Pas lagi bete-betenya, ternyata salah satu sahabat gue menyampiri.. Dia sedikit curcol tentang kehidupan dia dan pasangannya.. Gue comment "kayaknya kita sama-sama ya bro? lagi Andilau.. Antara Dilema dan Galau..."
Dan kalian tahu apa yang dia bilang?
Dia tertawa dan bilang, "Itulah Gi... Jangan ada fikiran seperti itu.. Harusnya arti Andilau itu bukan Antara Dilema dan Galau.. Tapi jadi ANTI DILEMA DAN GALAU !!"
Jleb! Kena banget kata-kata itu sama gue. Bener juga apa yang sahabat gue bilang ini. Masalah itu kalo difikirin terus gak bakal ada abisnya.. Kosan belum dibayar?? Mau di diemin juga gak bakal ada uang jatoh dari langit.. yang jelas kita harus terus berusaha dan berdoa agar dimudahkan dalam mencari uangnya... Pengen pinter?? Makanya BELAJAR !! Gak ada orang yang ujuk-ujuk pinter,, semua ada prosesnya dan pinter itu adalah efek samping dari belajar.. PR masih banyak?? KERJAIN !! Karena gak mungkin semua tugas kita bakal selesai kalo dipelototin aja..
Dan sebelum memulai semua itu, kita wajib mengerjakan satu langkah terlebih dahulu.. yaitu NIAT IKHLAS DAN BERDOA !! Insya Allah akan dimudahkan dalam mengerjakan semua hal yang kita niatkan jika niat kita juga baik..
Sahabatku, mari kita ubah persepsi kita akan Andilau.. Jangan jadikan dilema dan galau menjadi sebuah penghalang bagi kita.. Terus melangkah, tetap semangat, raih kejayaan! Karena kita terlahir untuk sukses, bukan untuk gagal !
Orang sukses akan menganggap sebuah masalah sebagai peluang, sedangkan orang gagal akan menganggap sebuah peluang sebagai masalah.. dan Orang sukses akan bilang "Masalah ini sulit, tapi bisa saya hadapi." sedangkan orang gagal akan bilang "Masalah ini bisa saya hadapi, tapi pasti sulit"
Dan satu kata motivasi dari seseorang..
"BERANI MEMULAI, BERANI MELANGKAH, JANGAN TAKUT SALAH !!"
Dalam menghadapi suatu tantangan, janganlah cepat menyerah. Hadapi semampu kita dan selebihnya kita serahkan hasilnya kepada Yang Maha Kuasa.
Ingatlah sahabat, Mindset is Doa. Apa yang kita fikirkan, itulah yang akan terjadi. Apa yang kita lakukan, itulah yang kita dapatkan. Sebesar pengorbanan yang kita berikan, itulah besarnya hasil yang kita dapatkan.
TETAP SEMANGAT !!
ALLAHU AKBAR !!!
Pergi kuliah itu... rasanya beraaat banget...
Mau ngangkat tangan,, jatoh lagi..
Gerakin kaki,, diem lagi..
Bangun tidur,, nguap lagi.. *ya iyalah*
Dan akhirnya gue terdiam.. terpuruk menatap langit-langit kamar sendirian.. dan berfikir tentang apa yang sudah gue alami seminggu ini.. Mengikuti pengukuhan binder, di banting keras fisiknya (bukan, bukan dibanting kayak orang lagi tanding judo ya), mandi lumpur (emang cuma mandi susu aja yang boleh?), bercerita-cerita dengan aa' dera sambil menatap bintang, bulan, dan kegelapan malam di Bandung (andai yang bisa gue ajak kayak gini adalah cewe gue.. hahaha #ngimpi).. Begitu banyak rasanya yang berlalu minggu ini..
Begitu sadar gue sedang berada di kelas Kalkulus-1. Bersama dengan Bu Encum, dan pengikut setianya Pak Imam dan... Ibu dosen satunya? (lupa namanya,, punten ya bu!). Terlihat teman-temanku sedang jenuh menatap kosong papan tulis hijau di depan kami.. seakan berfikir "bu masih lama ya pulangnya? udah laper nhe..." . Dan waktupun berjalan begitu lambat di kelas Kalkulus ini... #seperti biasanya
Di akhir pelajaran Bu Encum bilang kepada kami semua.. "Jangan lupa ya nanti 2 minggu lagi kita Tes Unit 2". Dalem hati gue "Buset dah Bu... Udah Tes Unit 2 lagi??" . Dalam pengertian kalian, Tes Unit 2 Kalkulus kali ini merupakan UAS di tempat lain.. hanya saja bahasanya lebih 'halus'. Dan tanpa gue sadari.. Ternyata sudah hampir 1 semester lagi gue jalanin di Bandung..
Saat mengetik postingan ini, gue berfikir,, Apa aja yang udah gue dapetin selama di Bandung ini? Apa gue udah bisa disebut 'berhasil' ? Apa gue udah bisa membuat 'Bangga' ortu gue? Atau jangan-jangan sebaliknya.. Gue disini cuma nambahin beban mereka, gak ada hasil dan cuma buang-buang duit aja??
Lalu terlintas kata-kata di atas.. Andilau = Antara Dilema dan Galau.
Gue berfikir.. Mungkin ini yang gue rasain saat ini.
2 hari gak kuliah, diem aja di kosan, lumayan membuat jenuh, tapi fikiran fresh dan bisa ngebuat badan lumayan seger lagi karena full istirahat.. tapi tetep aja... LAPER MAS BROO !! >,<
Pas lagi bete-betenya, ternyata salah satu sahabat gue menyampiri.. Dia sedikit curcol tentang kehidupan dia dan pasangannya.. Gue comment "kayaknya kita sama-sama ya bro? lagi Andilau.. Antara Dilema dan Galau..."
Dan kalian tahu apa yang dia bilang?
Dia tertawa dan bilang, "Itulah Gi... Jangan ada fikiran seperti itu.. Harusnya arti Andilau itu bukan Antara Dilema dan Galau.. Tapi jadi ANTI DILEMA DAN GALAU !!"
Jleb! Kena banget kata-kata itu sama gue. Bener juga apa yang sahabat gue bilang ini. Masalah itu kalo difikirin terus gak bakal ada abisnya.. Kosan belum dibayar?? Mau di diemin juga gak bakal ada uang jatoh dari langit.. yang jelas kita harus terus berusaha dan berdoa agar dimudahkan dalam mencari uangnya... Pengen pinter?? Makanya BELAJAR !! Gak ada orang yang ujuk-ujuk pinter,, semua ada prosesnya dan pinter itu adalah efek samping dari belajar.. PR masih banyak?? KERJAIN !! Karena gak mungkin semua tugas kita bakal selesai kalo dipelototin aja..
Dan sebelum memulai semua itu, kita wajib mengerjakan satu langkah terlebih dahulu.. yaitu NIAT IKHLAS DAN BERDOA !! Insya Allah akan dimudahkan dalam mengerjakan semua hal yang kita niatkan jika niat kita juga baik..
Sahabatku, mari kita ubah persepsi kita akan Andilau.. Jangan jadikan dilema dan galau menjadi sebuah penghalang bagi kita.. Terus melangkah, tetap semangat, raih kejayaan! Karena kita terlahir untuk sukses, bukan untuk gagal !
Orang sukses akan menganggap sebuah masalah sebagai peluang, sedangkan orang gagal akan menganggap sebuah peluang sebagai masalah.. dan Orang sukses akan bilang "Masalah ini sulit, tapi bisa saya hadapi." sedangkan orang gagal akan bilang "Masalah ini bisa saya hadapi, tapi pasti sulit"
Dan satu kata motivasi dari seseorang..
"BERANI MEMULAI, BERANI MELANGKAH, JANGAN TAKUT SALAH !!"
Dalam menghadapi suatu tantangan, janganlah cepat menyerah. Hadapi semampu kita dan selebihnya kita serahkan hasilnya kepada Yang Maha Kuasa.
Ingatlah sahabat, Mindset is Doa. Apa yang kita fikirkan, itulah yang akan terjadi. Apa yang kita lakukan, itulah yang kita dapatkan. Sebesar pengorbanan yang kita berikan, itulah besarnya hasil yang kita dapatkan.
TETAP SEMANGAT !!
ALLAHU AKBAR !!!
Langganan:
Postingan (Atom)




