Jumat, 22 Januari 2016

Quiz Berhadiah Novel Afifah Afra

Teh afifah afra sedang berbaik hati nih. Ia akan membagikan beberapa novel terbaiknya hanya dengan menjawab beberapa pertanyaan. Pengen ikutan? Simak info lengkapnya dibawah ini yaa :D

KUIS BERHADIAH

Jawaban pertanyaan ini ada di website www.afifahafra.net ya... silakan meluncur ke sana :)

PERTANYAAN
1. Setiap tanggal berapa Blogger Nasional diperingati?
2. Sebutkan nama 5 pemain di ‪#‎KetikaMasGagahPergi‬ ‪#‎KMGPTheMovie‬!
3. Sebutkan 3 tempat yang menjadi setting novel ‪#‎AkikDanPenghimpunSenja‬!
4. Apa yang kalian ketahui tentang jalan cerita novel ‪#‎NunPadaSebuahCermin‬?
5. Apa itu sindrome FoMO, dan bagaimana trik kalian untuk bisa mengantisipasi?

Jawaban pertanyaan bisa diemail ke yenimulatiafra[art]gmail[dot]com atau bisa via inbox page Afifah Afra.

Bagi yang sudah kirim jawaban, silakan memberitahu di kolom komentar post di pagenya ya :)

DEADLINE
Minggu, 24 Januari 2016, Jam 24.00

HADIAH, akan dipilih 4 pemenang.
Bisa pilih sendiri novel-novel ini, masing2 pemenang dapat 1 novel pilihan plus tambahan buku lain (tambahannya nggak boleh milih, hehe).

#NunPadaSebuahCermin
‪#‎KesturiDanKepodangKuning‬
#AkikDanPenghimpunSenja
‪#‎MeiHwaDanSangPelintasZaman‬

Sumber: Fanpage Afifah Afra

#QuizNovelAfifahAfra #QuizNovelGratis #AfifahAfra #OneDayOnePost #HariKesepuluh #GIPH 

Rabu, 20 Januari 2016

Siapkan Dompet Menyambut Pesta Buku Bandung 2016

Tak terasa tahun 2016 sudah hampir genap satu bulan. Bagi para pecinta buku, tentu saja moment akhir tahun dan awal tahun selalu digunakan untuk berburu buku-buku "Cuci Gudang". Pasalnya, kini buku-buku yang diobral makin berkualitas. Tentu ini menjadi penghematan besar-besaran bagi para pecinta buku -- dan di lain sisi bisa menjadi peningkatan budaya membaca dan pembelian buku bagi masyarakat :)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ikapi Jawa Barat konsisten mengadakan acara-acara pagelaran buku-buku murah selama tiga kali setiap tahunnya. Adapun kali ini, acara pertama akan berlangsung pada tanggal 29 Januari - 4 Februari 2016 dengan nama Pesta Buku Bandung, bertempat di Gd. Landmark, Jl. Braga No. 129, Bandung, Jawa Barat.

Pesta Buku Bandung 2016

Bagiku pribadi, acara tahun ini sebenarnya masih kurang gereget dibandingkan acara-acara sebelumnya. Namun ada satu hari spesial yang bakalan banyak dinanti-nanti orang yaitu pada hari Sabtu, 30 Januari 2016. Pasalnya di hari itu kita akan bertemu banyak sekali sastrawan, penulis, dan tokoh-tokoh lainnya.

Sebut saja: Taufik Ismail (Sastrawan dan Penyair Anti Komunis yang mungkin selama ini hanya kita kenal karyanya di buku-buku tulis dan LKS), kang Abay (Motivasinger) dan kang Arif Rahman Lubis (Penulis Buku "Halaqah Cinta" dan Founder @TeladanRasul), serta ditutup dengan launching buku "Muhammad, Sang Pewaris Hujan" oleh Tasaro GK (Penulis Produktif dan Juru Dongeng dari Gunung Kidul).

Berhubung weekend diriku masih ada jadwal ngajar, jadi sepertinya tidak bisa berharap banyak untuk mengikuti semua acaranya. Huhu.... Namun, semoga masih bisa menyempatkan hadir untuk mengikuti launching buku Tasaro GK -- salah satu penulis favoritku di Bandung. Ya, karya-karyanya sangat memikat hati, terutama buku "Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta" :)

Ahh, tidak sabar rasanya menunggu akhir bulan. Sembilan hari lagi, insya Allah kita akan bertemu disana. Semoga saja ada rezeki juga untuk membawa pulang beberapa buku dari sana ke rumah~

See you ;)

Regards,
@agi_eka

#MariMembaca #BazaarBuku #ObralBuku #BukuMurahMeriah #DiscountUpTo70% #PestaBukuBandung2016 #IkapiJabar #OneDayOnePost #HariKesembilan #GIPH

Selasa, 19 Januari 2016

Cerita Tentang Tanggalnya Sebuah Gigi

Alkisah, hiduplah seorang pemuda yang memiliki dua buah gigi bertumpuk. Sebutlah ia gigi susu dan gigi taring. Setiap hari bagaikan seorang suami dengan dua istri, ia rajin merawat kedua gigi tersebut. Diberinya makan keduanya, dirawatlah mereka dengan penuh kasih sayang, dan setiap hari selalu ia sisihkan waktu spesial untuk keduanya. Hidup mereka berjalan dengan bahagia hingga suatu hari terjadilah kecelakaan pada sang pemuda.

Kecelakaan tersebut membuat tubuh sang pemuda terpelantin, bibirnya pecah, dan gusinya berdarah. Tak ayal ia segera dilarikan ke rumah sakit. Setelah diperiksa dengan seksama, luka paling parah adalah pada gigi gingsulnya. Malang tak dapat ditolak, kini ia harus memilih salah satu dari gigi tersebut untuk meninggalkannya selama-lamanya.

"Kau tak apa-apa, brother?" Tanya gigi susu khawatir.

"Tak apa-apa. Aku tidak banyak terluka, hanya nyeri sedikit di seluruh badanku. Kau sendiri bagaimana sista?"

"Aku ...," ucapannya terpotong dengan suara-suara berdesing dari luar mulut.

"Ada apa? Kau terluka!?" Seru gigi taring.

Gigi susu hanya bisa mengangguk lemah. Ia memperlihatkan tubuhnya yang sudah condong dan miring ke samping. Gigi taring hanya bisa melihat dengan prihatin, bingung apa yang bisa ia perbuat untuk meringankan beban sang gigi susu.

"Aku ... apa yang bisa kulakukan untukmu gigi susu!?" tanya gigi taring berharap.

"Sudahlah, tidak usah perdulikan aku. Setiap orang akan bertemu dengan ajalnya, termasuk untuk setiap gigi. Mungkin ini saatnya aku bertolak dari mulut ini dan pergi ke kubangan sampah disana, dilempar lewat ujung genteng sebagai peruntungan, atau mungkin disimpan di bawah bantal agar bisa digantikan dengan hadiah pada keesokan harinya," ucap gigi susu pasrah.

"Tapi ... tapi ..."

"Terima kasih telah menemani aku selama ini gigi taring. Enam tahun bersamamu adalah masa-masa terindah. Bersama-sama kita mengoyak makanan, buah-buahan, dan juga berselancar melewati jus-jus buah yang dimakan sang tuan. Aku bahagia, sungguh. Jangan pernah lupakan aku ya, brother."

"Gigi susu! Jangan kau ucapkan hal semacam itu! Aku ... aku takut kehilanganmu!" Gigi taring mulai menangis sesenggukan. Liur demi liur keluar dari celah gusinya.

"Ikhlaskan aku, gigi taring. Kelak, jika kita berjodoh, kita akan bertemu kembali di surga-Nya." lirih gigi susu sembari tersenyum.

Sejurus kemudian suara berdesing semakin keras di sekeliling mereka. Mulut berdarah itu mulai terbuka kembali. Cahaya dari luar terlihat sekejap, desing-desing itu datang kembali dan mendekat pada gigi susu.

"Tidaak ... tidak! jangan pergi gigi susu!!"

"Selamat tinggal, gigi taring ..."

Lalu desingan-desingan itu menanggalkan gigi susu dari pangkalnya. Gigi taring menangis sejadi-jadinya. Kini ia harus mengoyak makanan sendirian, tanpa kehadiran sang gigi susu kembali. Entahlah, apakah ia bisa melewati ini semua. Ia hanya bisa pasrah dan berdoa.

"Ya Tuhan, jika kau memang ada, pertemukan aku dengannya sekali lagi. Kumohon."

Lalu suara berdesing itu kembali datang menghampiri gigi taring. Melihat hal itu ia pun tersenyum.

"Terima kasih, Tuhan."

(Karawitan, 14 Januari 2016)

Senin, 18 Januari 2016

Di Balik Pintu

Di Balik Pintu
Oleh : M. Ginanjar Eka Arli

Tertinggal kenanganku denganmu
Saat kita saling bercumbu
Memadu kasih yang membuat iri sang waktu
Hingga ia terbakar api cemburu
Dan memutuskan kisah kau dan aku

Lalu di balik pintu itu
Kau temukan sosok pengganti diriku
Muda, tampan, kaya, dan gagah perkasa
Membuatnya bak seorang raja
Bertahta di singgasana cinta

Kini apalah daya diriku
Hanya dapat merajut kenangan kau dan aku
Yang tak mungkin kembali karena kalian telah bersatu
Berjanji setia untuk sepanjang waktu
Hingga maut menjemput salah satu

Selepas Hujan, 17 Januari 2016

#Sajak #Cinta #Perpisahan #Kenangan #Puisi #Poem #Love #OneDayOnePost #HariKetujuh #GIPH

Malam Minggu

Malam Minggu
Oleh: M. Ginanjar Eka Arli

Termenung aku memikirkanmu
Pada sudut kamarku
Engkau dan senyum manjamu
Terbalut dalam gamis berwarna biru

Rembulan bersinar di langit kelabu
Namun tetap sinarnya tak secerah dirimu
Engkau yang mampu mewarnai hari-hariku
Bak pelangi yang datang setelah hujan meragu

Dimanakah engkau wahai gadisku?
Kala bibirku kian bisu
Hangat kopi mulai berlalu
Dan batang hidungmu pun belum tampak dihadapanku

Akankah kau datang wahai sayangku?

Sudut kamar, 16 Januari 2016

#Poem #Puisi #MalamMinggu #SudutKamar #OneDayOnePost #HariKeenam