Minggu, 18 Maret 2012

Belajar Menjadi Seorang Pemimpin Yang Baik

Hmm kelihatannya dunia blogger sedang sepi ya sekarang ini..
Apakah sedang pada sibuk dalam persiapan untuk menghadapi pekan UTS ??

Yah, harap dimaklumi saja ya karena gue juga dulu pernah mengalami masa-masa itu.. hehe (Emangnya sekarang udah gak pernah ya?) .. Ya masih lha, kata siapa gak pernah... Justru sekarang ini udah mulai pekan UTSnya! Hahahaha :D <---- Anak baik jangan ditiru ya, tengah malem gini bukannya belajar ato istirahat, tapi malah justru nge-update blog.. ckck


By the way, malem ini gue pengen ngasih kalian materi yang kemaren gue terima saat mengikuti suatu pelatihan di KOPMA BS UPI yaitu tentang "Kepemimpinan" ato bahasa kerennya "Leadership" :D

Mungkin udah banyak dari kalian yang menerima materi ini, dan gue yakin bagi yang mengikuti kegiatan-kegiatan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) ato yang biasa disebut Ekskul (Ekstra Kurikuler) kalo di SMA.. ataupun mungkin yang baru-baru masuk perkuliahan pasti rata-rata menerima materi ini..


"Cara menjadi pemimpin yang baik". Tentunya itulah yang setiap kaderisasi ingin sampaikan, sekaligus untuk menentukan calon pemimpin selanjutnya.

Nah disini gue pengen ngejelasin materi yang baru aja gue sampein yaitu tentang tipe-tipe pemimpin.

1. Tipe Pengatur
Tipe pemimpin yang pertama adalah Tipe Pengatur. Sudah jelas disini orang yang memiliki kriteria pemimpin ini merupakan orang-orang yang suka dalam mengatur. Biasanya orang-orang ini selalu memaksakan kehendaknya dalam mengambil keputusan. Jika dia ingin sesuatu hal, maka orang itu harus menuruti keinginan dia, tidak boleh tidak! Pemimpin ini juga sering kali kurang disukai karena terkesan egois dan ingin menang sendiri.

2. Tipe yang Cuek.
Tipe pemimpin yang kedua yaitu Tipe yang Cuek. Pemimpin yang memiliki tipe ini melaksanakan tugasnya sebagai pemimpin hanya karena dia ditunjuk ataupun disuruh oleh seseorang. Ia tidak mau pusing-pusing memikirkan apakah kelompok yang dia pimpin akan mendapatkan hasil yang terbaik atau tidak. Fokusnya hanya kepada tugas yang diberikan, yaitu Menjadi Pemimpin. Tidak perduli hasilnya bagaimana, yang jelas dia melaksanakan tugasnya ala kadarnya saja. Yang penting timnya jalan, dapat hasil, mau bagus atau tidak terserah. Semuanya diserahkan kepada anggota timnya, dan dia sendiri sering kali tidak bekerja kecuali jika disuruh. Tipe pemimpin ini agak kurang disenangi juga karena  anggota tidak merasakan kehadiran dari pemimpinnya tersebut. Ia hanya bekerja jika di minta, dan kesannya malas-malasan.

3. Tipe Pemimpin Demokratis.
Tipe pemimpin yang ketiga yaitu Tipe Pemimpin Demokratis. Dalam memimpin, orang yang memiliki sifat ini suka mendengarkan pendapat orang lain. Ia juga mampu menengahi pendapat-pendapat yang berlainan sehingga menjadi satu pendapat yang jelas. Tipe kepemimpinan ini dituntut untuk memiliki kreatifitas, daya pikir yang cepat agar dapat menentukan langkah-langkah yang terbaik untuk ke depannya. Orang yang memiliki tipe ini biasanya mudah bergaul dan mudah diterima oleh teman-temannya. Biasanya orang-orang yang memiliki tipe ini selalu disenangi dan disukai oleh orang lain termasuk anggotanya karena mampu menghargai pendapat-pendapat mereka.

Dari ketiga tipe kepemimpinan di atas, sebenarnya semuanya sama baiknya. Terbukti, walaupun egois, tetapi tim yang dipimpin oleh tipe pemimpin pertama mampu menyelesaikan suatu masalah dengan cepat. Sedangkan tipe pemimpin yang ketiga agak lambat dalam menyelesaikan suatu masalah karena mungkin terlalu sibuk menyatukan pendapat-pendapat anggotanya yang berbeda-beda.

Dari sini dapat kita simpulkan, setiap tipe kepemimpinan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemimpin yang baik, hendaknya memiliki ketiga tipe di atas. Yang membedakan hanyalah, cara ia dalam mengeluarkan sifat-sifat tertentu. Ia harus tau kapan situasi dan kondisi yang tepat untuk berkata tegas dalam memutuskan sesuatu, membiarkan anggota-anggotanya untuk mengemukakan pendapat terlebih dahulu, serta mampu menyatukan pendapat yang berlainan hingga dapat mengarahkannya ke satu tujuan yang jelas.

Jadi, termasuk tipe yang manakah dirimu?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar