Minggu, 15 Juni 2014

Antara Lilin dan Obor

Tipe orang ada dua macam, suka memberi dan suka diberi.

Bagi orang yang suka diberi, hidup akan terasa membosankan. Bosan untuk selalu menunggu. Berharap tak jelas bahwa hidupnya akan dikasihani orang lain. Serta tidak mau berkorban kepada orang lain, apalagi jika tidak diminta.

Kebalikan dari kriteria sebelumnya, orang yang suka memberi adalah orang yang totalitas dalam perjuangannya. Ia akan memberikan apapun kepada orang lain, baik waktu, tenaga, pikiran, semangat, maupun tenaganya. Hingga orang lain merasa bangga, senang apabila ada di dekatnya, dan tidak ragu untuk selalu meminta bantuan kepadanya.

Orang yang suka memberi memang banyak keuntungannya. Akan tetapi, memberi yang seperti apa?
Saya membagi tipe orang yang suka memberi ini menjadi 2 macam, yaitu tipe lilin dan tipe obor.

1. Orang bertipe Lilin
Bayangkan bahwa anda saat ini berada di dalam sebuah ruangan yang gelap tanpa penerangan apapun. Ketakutan, keresahan, dan kegelisahan perlahan menghinggapi alam bawah sadar anda. Seketika itu ada lilin-lilin kecil yang akhirnya membantu penerangan anda. Walaupun cahayanya kecil dan hanya mampu menerangi anda, tapi anda merasa nyaman bila berada di dekatnya.

Begitulah orang bertipe lilin. Ia akan membantu orang-orang di sekitarnya dengan sekadarnya. Ia akan memberi apa yang harus diberi, dan pemberiannya kepada setiap orang adalah sama besar. Semua orang akan merasa membutuhkannya dan semua orang akan merasa keberadaannya. Walaupun kecil, tapi berarti. Begitulah orang bertipe lilin.



2. Orang bertipe Obor
Berbeda dengan lilin, sebuah obor dapat memberikan penerangan yang sangat besar. Ia akan menerangi sekelilingnya dengan cahaya yang besar. Dalam arti sesungguhnya, orang bertipe obor akan memberikan segala hal yang dimilikinya dengan totalitas. Apapun akan ia berikan dan maksimalkan agar orang yang diberi bantuannya akan merasa bebannya diringankan.

Akan tetapi, orang bertipe obor hanya dapat memberikan kebermanfaatan yang besar untuk orang-orang yang berada di sekitarnya saja. Untuk orang-orang yang berada di sekitarnya, hanya akan merasakan keberadaannya dengan sedikit sekali. Orang-orang bertipe obor tidak bisa aktif di berbagai tempat sekaligus, ia akan terfokus untuk beberapa hal sehingga hal-hal lain terlupakan.


Baik tipe lilin maupun tipe obor, sebenarnya keduanya sama saja. Sama-sama memberikan kebermanfaatan di tempatnya masing-masing. Walaupun memang yang paling baik adalah kita dapat menjadi obor yang banyak di tengah-tengah masyarakat, hingga semuanya dapat terbagikan api yang panas dan semangat yang membara :)

Semuanya kembali kepada diri kita sendiri. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain :)

Selamat memberikan kebermanfaatan untuk sesama.. Happy Sunday~ ;)

Inspirated By: Yansa El Qarni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar